Unjuk Rasa Menyala, 32 Pendemo Diamankan Setelah Bentrokan di Makassar

Selasa, 27 Agustus 2024 - 14:54 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Unjuk Rasa Menyala, 32 Pendemo Diamankan Setelah Bentrokan di Makassar

Demonstrasi anarkis pendemo berujung pembakaran angkutan umum di Makasar (Foto Kolase/Ist)

Zonafaktualnews.com – Makassar kembali menjadi sorotan setelah aksi pendemo yang menuntut penegakan putusan Mahkamah Konstitusi dan menolak revisi UU Pilkada berujung kericuhan.

Sebanyak 32 pendemo diamankan oleh polisi di tiga lokasi berbeda pada Senin (26/8/2024), setelah demonstrasi yang berlangsung hingga malam hari berubah menjadi anarkis.

Aksi protes tersebut berlangsung di tiga lokasi utama: depan kampus Unibos, UMI di Jl Urip Sumoharjo, dan kampus UNM.

Pertama kali kericuhan terjadi di depan kampus Unibos dan UMI, di mana empat pendemo ditangkap. Kemudian, bentrokan meluas di kampus UNM, yang menyebabkan 28 pendemo lainnya diamankan.

BACA JUGA :  Geng Motor Makassar “Paricu” di Lokasi Bazar, Satu Pengunjung Terpanah

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, menjelaskan bahwa tidak semua pendemo yang diamankan adalah mahasiswa aktif.

“Dari 32 pendemo yang diamankan, beberapa di antaranya merupakan mahasiswa, tetapi ada juga yang sudah lulus, masih SMA, atau bahkan sudah putus sekolah,” ujar Kombes Ngajib

Menurut Kombes Ngajib, aksi unjuk rasa awalnya berlangsung dengan aman dan kondusif hingga pukul 18.00 WITA.

BACA JUGA :  Karier di Lapangan Hijau Berakhir, Eks Pemain PSM U-21 Terjerat Kasus Penggelapan

Namun, kericuhan terjadi ketika beberapa pendemo melakukan aksi tambahan di kampus-kampus mereka, seperti pembakaran ban dan penutupan jalan, yang memicu bentrokan dengan warga.

“Kegiatan tambahan yang dilakukan di depan UMI, Unibos, dan UNM mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan kerusakan,” jelas Ngajib.

Selain itu, sebuah angkutan umum terbakar di depan kampus Unibos dan sejumlah fasilitas di Gedung Phinisi UNM rusak akibat aksi anarkis.

BACA JUGA :  Minim Pemeliharaan, Pipa PDAM Makassar Blokade Jalur Nelayan Jongayya

Pihak kepolisian telah memberikan perawatan medis kepada mahasiswa yang mengalami luka-luka akibat kericuhan tersebut.

“Semua mahasiswa yang terluka sudah mendapatkan pengobatan yang diperlukan,” kata Kombes Ngajib  mengakhiri.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG
Tak Terima Diserang Hoaks di Medsos, Istri Aiptu Darius Bakal Polisikan Mantan
Pendekar Hukum Indonesia Desak Wali Kota Makassar Evaluasi Total Kadisdik
Tepis Fitnah Keji, Eks Paur Propam Makassar Sebut Mantan Istri Playing Victim
Laskar Indonesia Kuliti Borok Revitalisasi Sekolah di Parepare, Diduga Digarap Kontraktor

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:53 WITA

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman

Senin, 28 September 2026 - 02:24 WITA

Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan

Sabtu, 26 September 2026 - 18:32 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Rabu, 23 September 2026 - 14:28 WITA

BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG

Minggu, 20 September 2026 - 20:21 WITA

Tak Terima Diserang Hoaks di Medsos, Istri Aiptu Darius Bakal Polisikan Mantan

Berita Terbaru