Luhut Janji Tindak Tegas Tambang yang Abaikan Lingkungan

Jumat, 21 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luhut Binsar Pandjaitan (Ist)

Luhut Binsar Pandjaitan (Ist)

Zonafaktualnews.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan secara tegas menyuarakan sikap pemerintah terhadap industri pertambangan yang melanggar aturan lingkungan.

Pernyataan ini disampaikan dalam rangka kunjungan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) yang menyoroti dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan.

Dalam acara “Supply Chain Dynamic in Critical Minerals Geopolitical” di Jakarta pada Kamis (20/6/2024), Luhut menegaskan komitmennya untuk menutup usaha pertambangan yang tidak patuh terhadap regulasi lingkungan.

“Saya bilang, kamu (ILO) pergi deh ke Morowali. Kamu kritik. Apa yang kamu kritik, nanti biar alasan saya tambah kuat untuk menutup tambang yang tidak taat terhadap aturan pemerintah soal iklim dan lingkungan ini,” ungkap Luhut seperti yang dilansir dari Antara pada Jumat (21/6/2024).

Luhut menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak menolak kritik terkait industri pertambangan yang menyebabkan masalah lingkungan, bahkan menyambutnya dengan baik.

“Kita (Indonesia) juga negara yang menginginkan masa depan yang baik bagi generasi mendatang,” tambahnya.

BACA JUGA :  Prabowo Jamin Kebutuhan Pokok Tetap Bebas PPN hingga Tahun Depan

Selain itu, Luhut juga membagikan hasil pembicaraannya dengan John Kerry, utusan khusus Presiden Amerika Serikat untuk urusan iklim.

Dalam dialognya, Luhut menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengambil kebijakan yang merugikan generasi mendatang demi kepentingan jangka pendek.

“Saya tidak akan mengorbankan masa depan cucu saya dengan kebijakan yang tidak sesuai dengan kepentingan mereka. Jadi, Anda (John Kerry) tak perlu memberikan tekanan kepada kami terkait hal ini,” tegasnya.

Luhut mengakhiri dengan pesan kepada industri pertambangan untuk memberikan perhatian serius terhadap isu lingkungan dan mematuhi semua regulasi yang ada, terutama terkait perubahan iklim. “Lingkungan bagi saya sangatlah penting,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Keji, Remaja di Poso Tikam Kakek-Neneknya untuk Tutupi Jejak Pencurian

Sementara itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tengah menekankan urgensi pemerintah pusat dan daerah untuk bertindak tegas terhadap aktivitas pertambangan di Morowali,  yang telah memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat setempat, seperti banjir tahunan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

TISI Gelar Peluncuran Buku Antologi, Wakil Menteri PPPA Akan Hadir sebagai Pembicara
Pengumuman Kenaikan UMP 2026 Dinanti, Serikat Pekerja Curigai Ada Buying Time Politik
Greenpeace Sebut Ada Tiga Menteri yang Jadi Biang Kerok Banjir Bandang Sumatera
Wah Ngeri, BNPB Umumkan 303 Warga Meninggal Akibat Banjir Bandang Sumatra
Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Disebut Cair Bulan Ini, Begini Penjelasan Taspen
Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai, DJBC Diminta Tunjukkan Perubahan
Mantan Istri Virgoun, Inara Rusli Dilaporkan atas Dugaan Selingkuh dan Perzinaan
Bantah Isu Pinjaman Bank, KPK Tegaskan Rp300 Miliar Hasil Rampasan Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:47 WITA

TISI Gelar Peluncuran Buku Antologi, Wakil Menteri PPPA Akan Hadir sebagai Pembicara

Senin, 15 Desember 2025 - 14:35 WITA

Pengumuman Kenaikan UMP 2026 Dinanti, Serikat Pekerja Curigai Ada Buying Time Politik

Rabu, 3 Desember 2025 - 02:21 WITA

Greenpeace Sebut Ada Tiga Menteri yang Jadi Biang Kerok Banjir Bandang Sumatera

Minggu, 30 November 2025 - 19:58 WITA

Wah Ngeri, BNPB Umumkan 303 Warga Meninggal Akibat Banjir Bandang Sumatra

Sabtu, 29 November 2025 - 11:30 WITA

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Disebut Cair Bulan Ini, Begini Penjelasan Taspen

Berita Terbaru