KKB Tembak Mati Anak Kepala Suku Marcel Kasipmabin

Selasa, 9 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKB Tembak Mati Anak Kepala Suku Marcel Kasipmabin  (Foto Ilustrasi)

KKB Tembak Mati Anak Kepala Suku Marcel Kasipmabin (Foto Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua menembak warga sipil di wilayah kabupaten Pegunungan Bintang dan di Kabupaten Puncak pada Senin (8/4/2024) malam.

KKB yang menyatakan bagian dari TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur menembak mati anggota Satpol PP bernama Timotius Kasipmabin, di Kampung Modusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

“Korban Timotius Kasipmabin juga merupakan anak kepala suku setempat Marcel Kasipmabin,” ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Czi Ign Suriastawa, Selasa (9/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi lain, KKB menembak warga sipil asal Toraja bernama Pampang dan seorang warga Papua bernama Nortinus Tabuni, di sebuah kios di dekat jembatan Yersey Mersey, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

BACA JUGA :  Danramil 1703-04/Aradide Tewas Ditembak OPM

Kedua korban hingga kini dalam penanganan intensif oleh tim medis di RSUD Puncak. Korban Pampang karena mengalami luka tembak serius pada kepala bagian kanan dan saat ini dinyatakan dalam kondisi kritis.

“Nortinus Tabuni mengalami luka tembak pada bagian pinggang sebelah kiri dan dalam kondisi sadar,” kata Suriastawa.

Ia mengatakan, peristiwa ini menambah daftar panjang kejahatan KKB yang secara brutal menyerang aparat dan warga sipil termasuk warga asli Papua sendiri.

BACA JUGA :  Tokoh Muda Papua Tegaskan KKB Kelompok Teroris

“Aparat penegak hukum masih melakukan penyelidikan di masing-masing TKP guna mendapatkan data akurat terkait kedua insiden yang mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua,” pungkasnya.

Sementara itu,  juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengakui telah menerima laporan panglima TPNPB Kodap 35 Bintang Timur, Ananias Ati Mimin, bahwa mereka bertanggung jawab atas penembakan di Pegunungan Bintang.

Sebby menyebutkan, korban Timotius Kasipmabin yang juga merupakan kepala Kampung Modusit dituduh sebagai mata-mata TNI-Polri.

BACA JUGA :  Teroris KKB Serang TNI-Polri di Intan Jaya 2 Hari Berturut-turut

“Ini merupakan peringatan keras kepada semua orang asli Papua yang jadi agen TNI-Polri kemudian menjual pejuang TPNPB dan juga semua pejuang kemerdekaan,” kata Sebby.

“Dengan terbunuhnya kepala kampung ini, maka mulai hari ini kami sampaikan kepada semua orang asli Papua untuk stop jadi agen TNI-Polri,

Jika tidak mengindahkan peringatan TPNPB, maka Anda akan jadi target. Ini adalah hukum revolusi. Sebelum lawan, mata-mata harus dibersihkan dahulu karena agen musuh sangat berbahaya,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Wanita di Bandung 3 Tahun Disekap, Disiksa hingga Mata Dibutakan Pacar Binatang
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Niat Berfoto di Bibir Tebing Apparalang, Siswi SMA Hilang Diterjang Ombak
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat
Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok
Polisi Telusuri Aktivitas Terakhir Mahasiswi Unhas Sebelum Ditemukan Tewas
Warga Tidung Makassar Geger, Mahasiswi Asal Torut Ditemukan Tewas di Kamar Kos
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 00:14 WITA

Wanita di Bandung 3 Tahun Disekap, Disiksa hingga Mata Dibutakan Pacar Binatang

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Senin, 8 Juni 2026 - 04:16 WITA

Niat Berfoto di Bibir Tebing Apparalang, Siswi SMA Hilang Diterjang Ombak

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:37 WITA

Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:46 WITA

Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok

Berita Terbaru