12 Agustus 2026 Terjadi Gerhana Matahari Total, Ini Wilayah yang Dilintasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:09 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

12 Agustus 2026 Terjadi Gerhana Matahari Total, Ini Wilayah yang Dilintasi

Ilustrasi Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Ringkasan

Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 akan menjadi fenomena langka yang hanya terlihat utuh di jalur totalitas, saat Bulan menutupi seluruh Matahari dan siang berubah seperti senja. Jalurnya diperkirakan melintasi Greenland, Islandia, Rusia utara, Samudra Atlantik, Spanyol, dan sebagian kecil Portugal.

Di luar jalur itu, banyak wilayah hanya akan mengalami gerhana sebagian, termasuk sebagian AS, Kanada, hampir seluruh Eropa, dan barat laut Afrika. NASA juga menyebut kemungkinan terjadinya sunset eclipse di Eropa dan Afrika saat Matahari terbenam dalam kondisi gerhana.

Zonafaktualnews.com – Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 akan menjadi salah satu fenomena astronomi paling langka yang dapat disaksikan masyarakat tahun ini.

Peristiwa tersebut hanya terlihat secara utuh dari wilayah yang berada tepat di jalur bayangan Bulan, sedangkan kawasan lain hanya akan mengalami fase gerhana sebagian.

BACA JUGA :  Geger! Gerhana Matahari Total 8 April Dikaitkan dengan Kisah Nabi Yunus AS

Fenomena ini terjadi ketika Bulan bergerak tepat di antara Matahari dan Bumi hingga menutupi seluruh permukaan Matahari.

Saat fase totalitas berlangsung, suasana siang berubah menyerupai senja selama beberapa menit, sementara cahaya yang masih tampak hanyalah korona atau atmosfer luar Matahari.

Menurut NASA, Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 akan melintasi sejumlah wilayah di belahan Bumi utara.

Jalur totalitas diperkirakan membentang dari Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, hingga sebagian kecil wilayah barat laut Portugal.

Fenomena ini tergolong langka karena lintasan bayangan Bulan hanya melewati daerah tertentu di permukaan Bumi.

Akibatnya, tidak semua negara dapat menikmati fase totalitas meski gerhana terjadi pada hari yang sama.

Sementara itu, jutaan penduduk di berbagai belahan dunia tetap berpeluang mengamati Gerhana Matahari Sebagian.

Pada fase ini, Bulan hanya menutupi sebagian piringan Matahari sehingga cahaya Matahari masih tetap terlihat.

BACA JUGA :  Trump-Elon Musk Pecah Kongsi, Guncang Politik dan Ekonomi AS

Wilayah yang diperkirakan dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian meliputi sebagian Amerika Serikat bagian utara, mulai dari Alaska hingga North Carolina, sebagian besar Kanada, hampir seluruh Eropa, serta kawasan barat laut Afrika.

NASA juga menjelaskan adanya peluang munculnya fenomena sunset eclipse bagi masyarakat yang berada di sisi barat jalur gerhana, khususnya di Eropa dan Afrika.

Fenomena tersebut terjadi ketika Matahari terbenam dalam kondisi masih mengalami gerhana sebagian sehingga menciptakan pemandangan langit yang tidak biasa.

BACA JUGA :  Heboh, Bumi Akan Kehilangan Gravitasi 7 Detik pada 2026, Ini Fakta Sebenarnya

Kondisi itu membuat Matahari tampak seolah “terpotong” di cakrawala saat senja. Momen seperti ini menjadi salah satu objek yang paling diburu oleh para astronom, fotografer, maupun pecinta fenomena langit karena tidak terjadi setiap tahun.

Bagi masyarakat yang berada tepat di jalur bayangan Bulan, Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 akan menghadirkan puncak fenomena ketika seluruh piringan Matahari tertutup sempurna.

Momen singkat tersebut diperkirakan menjadi salah satu peristiwa astronomi paling spektakuler pada 2026 dan hanya bisa dinikmati dari wilayah yang dilintasi jalur totalitas.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia