Kasus ART DPRD Tator Bak Main Petak Umpet, Soetarmi “Pikun” Pernyataan Sendiri

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, saat menerima laporan dari GMPH Sulsel terkait kasus dugaan korupsi ART DPRD Tanah Toraja di depan kantor Kejati Sulsel

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, saat menerima laporan dari GMPH Sulsel terkait kasus dugaan korupsi ART DPRD Tanah Toraja di depan kantor Kejati Sulsel

Zonafaktualnews.com – Kasus dugaan korupsi Anggaran Rumah Tangga (ART) DPRD Tana Toraja (Tator) masih seperti main petak umpet di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel).

Publik dibuat bingung lantaran pernyataan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, tampak “pikun” dengan pernyataannya sendiri dan berubah-ubah.

Awalnya, Soetarmi menyatakan bahwa puluhan saksi telah dimintai keterangan. Namun, pernyataan itu mendadak berubah, dan Soetarmi malah membantah, mengatakan bahwa belum ada saksi yang diperiksa, baru klarifikasi saja.

“Tidak ada yang diperiksa baru klatifikasi saja,” ujar Soetarmi saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu, (17/9/2025).

Bahkan saat ditanya mengenai rentang dugaan korupsi ART DPRD Tator, apakah dari tahun 2017–2024 atau 2019–2014, Soetarmi tampak menghindar, hanya menekankan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

“Proses sampe penyelidikan,” ujarnya.

Kontradiksi dalam pernyataan ini membuat publik dan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Peduli Hukum Sulawesi Selatan (GMPH-Sulsel) merasa bahwa Kejati Sulsel tidak serius menangani kasus tersebut.

BACA JUGA :  Gunung Dikeruk, Hutan Ditebang! GMPH Sulsel Desak Tambang Ilegal di Maros Ditutup

Beberapa kali mereka melakukan aksi unjuk rasa, mendesak Kejati menuntaskan penyidikan yang dianggap berlarut-larut.

Tekanan terhadap Kejati Sulsel semakin nyata, terutama saat Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan sikap kerasnya soal pemberantasan korupsi.

Dalam pidato Peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Presiden menegaskan negara tidak akan berkompromi terhadap praktik penyelewengan kekuasaan.

BACA JUGA :  Jaksa Tasya Terseret Isu Video Syur, Eks Kejari Maros Ini Tempuh Jalur Hukum

“Mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu, tanpa memandang bulu,” kata Prabowo.

Sejauh ini, kasus ART DPRD Tator tetap seperti main petak umpet, sementara pernyataan Soetarmi yang linglung membuat publik terus menebak-nebak siapa yang benar dan apa fakta sebenarnya di balik dugaan korupsi ini.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun
DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar
Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu
Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:04 WITA

Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:16 WITA

DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:30 WITA

Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:11 WITA

Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru