Kapolrestabes Makassar Klaim Polisi Ada Meski Gedung DPRD Dibakar Massa

Selasa, 2 September 2025 - 13:16 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Gedung DPRD Kota Makassar dibakar

Gedung DPRD Kota Makassar dibakar

Zonafaktualnews.com – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak pernah menghilang saat aksi unjuk rasa di Makassar berujung pembakaran dua gedung DPRD, pada Jumat (29/8/2025).

Dalam insiden yang menewaskan empat orang tersebut, sejumlah orang tak dikenal di antara massa aksi berhasil menerobos barikade dan membakar gedung DPRD Kota Makassar serta DPRD Sulawesi Selatan.

Peristiwa itu memunculkan kritik tajam karena dianggap aparat tidak sigap mengamankan lokasi.

BACA JUGA :  DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga

Menjawab tudingan tersebut, Arya menyatakan bahwa polisi tetap berada di lapangan, termasuk di sekitar Pos Lantas yang ikut dilempari bom molotov.

Keterbatasan jumlah personel dan perlengkapan membuat aparat kesulitan menghadang gelombang massa yang terus bertambah.

“Anggota kami ada di lokasi, bukan menghilang. Tapi karena kekuatan tidak seimbang, kami memilih memantau situasi sambil meminta bantuan TNI,” jelas Arya kepada awak media, Senin (1/9/2025).

BACA JUGA :  Aroma Korupsi Stadion Andi Mappe Kian Menyengat, Aktivis Desak Kejati Bertindak

Arya menambahkan, situasi yang kian tidak kondusif membuat formasi kepolisian terpecah di beberapa titik. Hal itu menyebabkan aparat tak mampu menahan aksi anarkistis yang berujung kebakaran.

“Kami tidak tinggal diam, hanya memang kondisi saat itu tidak memungkinkan,” tegasnya.

Arya juga menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kodam XIV/Hasanuddin serta Damkar, meski respons tidak bisa secepat yang diharapkan karena padatnya massa di lokasi.

BACA JUGA :  Tokoh Militer hingga Eks Menteri Turun Aksi, KPK Didesak Bongkar Bunker Jokowi

Saat ini, situasi Kota Makassar diklaim sudah kembali kondusif meski sejumlah titik masih dijaga ketat lantaran aksi mahasiswa belum sepenuhnya mereda.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Berita Terbaru