Jokowi Dituding Sogok Ormas Keagamaan Terkait Kebijakan IUP

Sabtu, 15 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi dengan latar belakang wilayah penambangan Freeport di Papua. (Ist)

Presiden Jokowi dengan latar belakang wilayah penambangan Freeport di Papua. (Ist)

Zonafaktualnews.com – Presiden Jokowi dituding menyogok ormas keagamaan terkait kebijakan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Tudingan tersebut disampaikan oleh pakar hukum Ahmad Yani dalam program podcastnya yang diposting melalui kanal YouTube Bicara (Bincang Cara Ahmad Yani).

“Ini bisa dikategorikan dalam tanda kutip menyogok ormas-ormas,” ujar Yani pada Sabtu (15/6/2024).

Ahmad Yani, yang juga Ketua Umum Partai Masyumi, berpendapat bahwa di akhir masa jabatannya, Jokowi membutuhkan perlindungan dari sejumlah masalah hukum.

“Karena banyak persoalan kalau dia turun. Ini tidak hanya di Indonesia saja. Di belahan dunia sudah banyak presiden turun diadili,” ungkapnya.

Yani juga menambahkan bahwa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Jokowi selama ini cenderung menguntungkan keluarganya, anaknya, kerabatnya, dan orang-orang dekatnya.

BACA JUGA :  Sri Mulyani Respon Kritikan JK Soal Utang Pemerintah

“Karena kebijakan-kebijakan yang dia bangun selama ini menguntungkan keluarganya, anaknya, kerabatnya, dan orang-orang dekatnya,”pungkasnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”
Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh
Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim
Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks
Dipolitisasi di Film Pesta Babi, Pejuang Lingkungan Balik Arah Dukung Food Estate
Turki yang Berjuang Bebaskan 9 WNI dari Israel, Menlu Sugiono yang Tepuk Dada?
Prabowo Sebut Warga Desa Tak Terdampak Dolar Saat Rupiah Melemah
Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:35 WITA

Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:32 WITA

Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:28 WITA

Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim

Senin, 25 Mei 2026 - 10:27 WITA

Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WITA

Dipolitisasi di Film Pesta Babi, Pejuang Lingkungan Balik Arah Dukung Food Estate

Berita Terbaru