Jokowi Dituding Sogok Ormas Keagamaan Terkait Kebijakan IUP

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi dengan latar belakang wilayah penambangan Freeport di Papua. (Ist)

Presiden Jokowi dengan latar belakang wilayah penambangan Freeport di Papua. (Ist)

Zonafaktualnews.com – Presiden Jokowi dituding menyogok ormas keagamaan terkait kebijakan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Tudingan tersebut disampaikan oleh pakar hukum Ahmad Yani dalam program podcastnya yang diposting melalui kanal YouTube Bicara (Bincang Cara Ahmad Yani).

“Ini bisa dikategorikan dalam tanda kutip menyogok ormas-ormas,” ujar Yani pada Sabtu (15/6/2024).

Ahmad Yani, yang juga Ketua Umum Partai Masyumi, berpendapat bahwa di akhir masa jabatannya, Jokowi membutuhkan perlindungan dari sejumlah masalah hukum.

BACA JUGA :  Rocky Gerung Curiga Jokowi Alami Gangguan Kejiwaan, Bukan Sekadar Alergi

“Karena banyak persoalan kalau dia turun. Ini tidak hanya di Indonesia saja. Di belahan dunia sudah banyak presiden turun diadili,” ungkapnya.

Yani juga menambahkan bahwa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Jokowi selama ini cenderung menguntungkan keluarganya, anaknya, kerabatnya, dan orang-orang dekatnya.

“Karena kebijakan-kebijakan yang dia bangun selama ini menguntungkan keluarganya, anaknya, kerabatnya, dan orang-orang dekatnya,”pungkasnya.

BACA JUGA :  Proyek IKN di Ujung Tanduk Terancam Terbengkalai

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri
Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Usai Bebas, Jessica “Kopi Sianida” Tegaskan: Saya Bukan Pembunuh Mirna

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:22 WITA

Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:02 WITA

Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:06 WITA

Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terbaru