Johnny G Plate Ditahan, Nasdem: Petugas Partai Main Tangkap

Rabu, 17 Mei 2023 - 17:47 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Johnny G Plate Ditahan, Nasdem: Petugas Partai Main Tangkap

Menkominfo, Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi

Zonafaktualnews.com – Menkominfo, Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi menara BTS Bakti Kominfo yang diduga merugikan negara Rp 8 triliun.

Johnny G Plate merupakan menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi yang berasal dari Partai Nasdem.

Pasca-penetapan tersangka dan penahanan terhadap Menkominfo Johnny G Plate.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem Willy Aditya, menyinggung soal politisasi aparat penegak hukum.

BACA JUGA :  Tujuh Jemaah Haji Asal Indonesia Dilaporkan Meninggal Dunia di Arafah

Willy juga menyinggung presiden petugas partai, sehingga semena-mena main tangkap.

“Hari ini semua diinjak, hari ini semua diintimidasi, hari ini aparat penegak hukum semena-mena melakukan politisasi hukum, resah enggak kita?” kata Willy dalam sebuah diskusi di kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tangerang, Banten, Rabu (17/5/2023).

Menurut Willy, hal tersebut disebabkan karena presiden adalah petugas partai, bukan pelayan rakyat.

BACA JUGA :  Demokrat Meradang Instruksikan Semua Kader Copot Baliho Anies

“Semena-mena saja ini mau tangkap si A tangkap si B tangkap si C karena apa? Yang menjadi presiden petugas partai bukan pelayan rakyat,”ujarnya.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini menegaskan sejatinya presiden adalah pelayan rakyat, bukan presiden partikelir.

“Kita berdiri di atas semua kepentingan. Kalau dia benar-benar Soekarnois harusnya loyalitas kepada partai berhenti,” ujar Willy.

BACA JUGA :  Star di Jalan Raya, Puluhan Pembalap Liar "Finis" di Kantor Polisi

Willy meminta agar tak sesat berpikir dalam menerjemahkan ajaran Soekarno dalam memimpin.

“Jangan sesat pikir, jangan. Tambah rusak tambah segmented publik ini kalau kita selalu berdiri atas perspektif dan ideologi yang picik seperti ini,” ungkapnya

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol
Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup
2 Kali Ngumpet dari Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa