HMPV Tidak Mematikan, Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik

Kamis, 9 Januari 2025 - 07:29 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Ist)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Ist)

Zonafaktualnews.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa virus Human Metapneumovirus (HMPV) tidak menyebabkan kematian.

Budi meminta masyarakat tidak khawatir, karena virus ini bukanlah jenis baru seperti Covid-19.

“Virus HMPV hanya berbahaya bagi individu dengan imunitas rendah sehingga tidak mampu melawan infeksi. Namun, kasus seperti itu sangat jarang,” ujar Budi di Palembang, Rabu (8/1/2025).

Budi menyebutkan bahwa pihaknya telah memeriksa data kasus terkait HMPV dan memastikan tidak ditemukan laporan kematian.

“HMPV hampir tidak menyebabkan kematian. Berdasarkan data terbaru, semua pasien pulang dengan selamat,” tegasnya.

Menurutnya, kenaikan kasus HMPV di China yang menjadi perhatian belakangan ini sebetulnya bersifat musiman, umum terjadi di negara empat musim selama Desember hingga Januari.

BACA JUGA :  Diduga Gunakan Gelar Insinyur Palsu, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan

Namun, ia menekankan bahwa peningkatan kasus di China lebih banyak disebabkan oleh Influenza H1N1, bukan HMPV.

“Kenaikan kasus di Tiongkok bukan akibat HMPV. Jadi, informasi tersebut salah,” tambahnya.

HMPV dan Gejalanya

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Erlina Burhan, menyampaikan bahwa gejala penyakit akibat HMPV mirip flu biasa dan umumnya ringan.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu panik meskipun tetap perlu waspada.

“HMPV bukan hal baru. Virus ini pertama kali dilaporkan di Belanda pada 2001. Selama ini jarang diperiksa karena gejalanya mirip flu biasa dan tidak menimbulkan kekhasan tertentu,” ujar Erlina di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA :  Dua Menteri Masih Panggil Jokowi 'Bos Saya', Prabowo Tak Dianggap?

Ia menjelaskan, masa inkubasi HMPV rata-rata 3-6 hari sebelum gejala muncul. Gejala umumnya berlangsung sekitar lima hari, meski pada beberapa kasus dapat lebih lama tergantung kondisi individu.

“HMPV menular melalui droplet orang yang terinfeksi. Jika sistem imun seseorang baik, virus dapat dimusnahkan dengan sendirinya,” tambahnya.

Pencegahan dan Pengobatan

Erlina mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menghindari kontak dengan orang yang bergejala flu, serta rutin membersihkan benda-benda yang sering disentuh.

Bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, atau penderita penyakit kronis, disarankan untuk menggunakan masker saat berada di tempat ramai.

BACA JUGA :  Jokowi Didesak Copot Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

“Jika sudah terinfeksi, yang utama adalah istirahat dan pengobatan suportif seperti peredam demam atau obat pilek. HMPV biasanya sembuh dengan sendirinya,” jelas Erlina.

Ia juga menambahkan bahwa hingga kini belum ada obat atau vaksin khusus untuk HMPV karena penyakit ini tidak tergolong berat atau menyebabkan kejadian luar biasa.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak akurat,” tutupnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:16 WITA

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Berita Terbaru