Google Doodle Peringati Hari Bumi Bukan Lebaran 2023

Sabtu, 22 April 2023 - 03:00 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Google Doodle Peringati Hari Bumi Bukan Lebaran 2023

Google Doodle hari ini memperingati Hari Bumi. /Google

Zonafaktualnews.com – Setiap hari perayaan besar, google biasanya memunculkan animasi gambar pada laman pencarian.

Namun pada laman pencarian google hanya memunculkan kampanye perubahan iklim melalui Doodle bukan momen lebaran 2023.

Kampanye Earth Day atau Hari Bumi 2023,
tersebut  juga bertepatan dengan Idul Fitri di Indonesia, Sabtu (22/4/2023).

Google merayakan Earth Day atau Hari Bumi 2023, dengan kampanye perubahan iklim melalui Doodle.

Terlihat beberapa animasi seperti hewan sedang menanam pohon, memasang panel surya, bersepeda, menyiram bunga, hingga membuang sampah daur ulang di tempat sampah daur ulang.

Mengutip keterangan Google Doodle, Hari Bumi tahunan hari ini menyoroti bagaimana individu dan komunitas, bisa bekerja sama dengan cara yang besar dan kecil, untuk mengambil tindakan melawan perubahan iklim.

“Pada hari ini, orang-orang di seluruh dunia menghormati pencapaian gerakan lingkungan dan mempertimbangkan bidang-bidang yang membutuhkan keadilan iklim lebih lanjut,” tulis Google.

BACA JUGA :  India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, 13 Orang Tewas

Menurut Google, ada berbagai hal yang bisa dilakukan sehari-hari, untuk membuat perubahan yang nyata.

Contoh yang diberikan adalah ketika di rumah, keringkan cucian dengan angin alih-alih menggunakan pengering.

Selain itu, pilih makan makanann berbasis nabati, serta berjalan kaki atau naik sepeda saat bepergian jika memungkinkan.

Google Doodle Earth Day 2023 pun dapat dilihat di seluruh negara yang memiliki akses Google di sana.

Mengutip informasi dari Knowledge Centre Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (22/4/2022).

Perubahan iklim merupakan perubahan signifikan yang terjadi di iklim, suhu udara, dan curah hujan.

Perubahan iklim terjadi karena meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida dan gas lain di atmosfer, sehingga menyebabkan efek gas rumah kaca.

BACA JUGA :  Rafael Alun Resmi Jadi Tersangka Money Laundry 

Peningkatan konsentrasi efek gas rumah kaca sendiri terjadi karena berbagai kegiatan manusia, seperti emisi bahan bakar fosil, perubahan fungsi lahan, termasuk limbah dan kegiatan industri.

Dampak negatif perubahan iklim juga sudah mulai dirasakan saat ini, seperti berkurangnya kuantitas air dan menurunnya kualitas air.

Tidak hanya itu, ada perubahan kondisi habitat yang terjadi akibat kenaikan batas air laut, banjir, dan badai yang merupakan akibat dari perubahan iklim.

Perubahan itu secara tidak langsung akan menyebabkan punahnya berbagai spesies, baik binatang maupun tanaman.

Sebab, mereka tidak sempat beradaptasi dengan perubahan suhu dan perubahan alam yang terjadi begitu cepat.

Kepunahan tersebut akan membawa dampak besar bagi ekosistem dan rantai makanan.

Sementara bagi manusia, perubahan iklim juga berdampak pada meningkatnya wabah penyakit dan penurunan daya tahan tubuh.

BACA JUGA :  Ogah Tanggungjawab, Briptu MS Aniaya Pacar Hamil hingga Keguguran

Dengan menipisnya lapisan ozon, intensitas sinar ultra violet yang mencapai permukaan Bumi akan meningkat.

Dampaknya, manusia yang terlalu lama terpapar akan bisa menderita kanker kulit, katarak, serta penurunan daya tahan tubuh yang berkibat menjadi lebih rentan terhadap penyakit.

Di samping itu, perubahan iklim yang mengakibatkan peningkatan permukaan laut bisa menyebabkan bergesernya batas daratan di daerah pesisir, sehingga bisa menenggelamkan sebagian daerah pesisir atau pemukiman di daerah pesisir.

Bahkan, kenaikan suhu Bumi yang menyebabkan mencairnya es pada dataran di kutub-kutub Bumi bisa menyebabkan peningkatan permukaan air laut.

Akibatnya, sejumlah pulau-pulau kecil diprediksi akan tenggelam.

 

Editor : Tika

Berita Terkait

Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China