Demokrat Bantah SBY Teror Rakyat Terkait Sistem Pemilu Tertutup

Selasa, 30 Mei 2023 - 13:41 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Demokrat Bantah SBY Teror Rakyat Terkait Sistem Pemilu Tertutup

Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Pernyataan terkait pemikiran Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal teror sistem pemilu tertutup dibantah Demokrat.

Dalam keterangan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K. Harman mengatakan bahwa pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait pemikiran SBY, salah.

Benny membantah pernyataan SBY itu sebagai upaya menakut-nakuti rakyat ihwal sistem pemilu tertutup.

Menurutnya, yang menakut-nakuti rakyat itu justru perubahan mendadak dari sistem pemilu terbuka menjadi tertutup.

“Yang menakuti siapa? Malah sistem tertutup itu meneror, itu yang menakut-nakuti rakyat, itu yang merampok suara rakyat,” kata Benny di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2023).

BACA JUGA :  Judi Rolex di Pasar Youtefa Menjamur Diduga Dibekingi Oknum Polisi?

Menurut dia, sistem pemilu tertutup justru merenggut kedaulatan rakyat. Benny menyebut rakyat seolah dipaksa oleh pihak yang menginginkan sistem pemilu tertutup.

Maka, hal yang wajar apabila rakyat berupaya mempertahankan sistem pemilu terbuka untuk Pemilu 2024.

“Kalau rakyat daulatnya dirampok, lalu mereka mempertahankan daulatnya, masa enggak boleh. Ya kan? Bukan menakut-nakuti. Yang menakut-nakuti justru sistem tertutup itu. Maksa-maksa rakyat,” ujar Benny.

Untuk diketahui,, SBY menanggapi pernyataan Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana yang mengaku mendapat bocoran bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan sistem pemilu tertutup.

BACA JUGA :  Korupsi Berjamaah, Bupati, hingga Puluhan Pejabat Diseret KPK

SBY mengatakan perubahan sistem pemilu secara mendadak bisa menimbulkan chaos politik.

Menanggapi hal ini, Hasto menjelaskan ada pihak yang menaruh rasa curiga berlebihan bahwa terjadi kecurangan sebelum pemilu dilaksanakan.

“Padahal kami menjadi bagian pilar demokrasi dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” kata dia di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2023).

Dia pun mengatakan bahwa seorang pemimpin tak perlu menakut-nakuti rakyat apabila terjadi perubahan sistem pemilu dari terbuka menjadi tertutup.

BACA JUGA :  JK Minta Jokowi Tidak Terlalu Melibatkan Diri dalam Politik

“Kami tidak diajarkan untuk menang dengan segala cara mendapatkan kenaikan 300 persen. Kami menang dengan cara konstitusional, sehingga tidak perlu seorang pemimpin menakut-nakuti rakyat,” ungkap Hasto.

Dia lantas menegaskan bahwa kecurangan pemilu tidak akan terjadi selama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin mempunyai sikap kenegarawanan yang kuat.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU
Feri Amsari Sindir Rocky Gerung Lewat Video Lama Janji Penolakan Jabatan
Kritikus Akal Sehat Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Netizen : Si Paling “Dungu” Takluk

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:28 WITA

Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WITA

PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:05 WITA

Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi

Berita Terbaru