Danny-Azhar Teken Pakta Integritas Antikorupsi, Sudirman-Fatma Tidak Hadir

Minggu, 17 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danny-Azhar menandatangani Pakta Integritas Antikorupsi (Ist)

Danny-Azhar menandatangani Pakta Integritas Antikorupsi (Ist)

Zonafaktualnews.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Danny Pomanto-Azhar Arsyad (DIA), menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi dengan menandatangani pakta integritas antikorupsi yang diinisiasi oleh Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Minggu (17/11/2024).

Sementara itu, pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati (Andalan Hati) tidak tampak hadir dalam acara penandatanganan Pakta Integritas Antikorupsi tersebut.

BACA JUGA :  KPK Jejaki Aliran Dana Korupsi Proyek Rel Kereta Api di Sulsel

Ketua Badan Pekerja ACC Sulawesi, Abd Kadir Wokanubun, menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana komitmen pasangan calon terhadap agenda pemberantasan dan pencegahan korupsi di Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komunikasi sudah kami lakukan jauh hari sebelumnya, namun hingga tadi siang pasangan 02 belum memberikan konfirmasi,” ungkap Kadir.

BACA JUGA :  Perbandingan Kekayaan Cagub Sulsel: Danny Paling Tajir, Sudirman Terendah

Ia menambahkan bahwa pihaknya memilih berpikiran positif terhadap ketidakhadiran pasangan Andalan Hati, yang diinformasikan tengah berada di luar daerah.

Danny Pomanto menyatakan bahwa kehadirannya dalam penandatanganan tersebut merupakan wujud komitmen nyata terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Pemberantasan korupsi adalah hal paling mendasar untuk menciptakan pemerintahan yang baik. Komitmen ini juga bagian dari visi dan misi kami,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gempar NKRI Desak Kejari Makassar Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi KORMI

Hingga berita ini diterbitkan, Juru Bicara pasangan Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim, belum memberikan tanggapan terkait ketidakhadiran pasangan tersebut.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru