Anies Sebut Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi karena Tidak Bisa Berbisnis

Rabu, 13 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Sebut Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi karena Tidak Bisa Berbisnis

Anies Sebut Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi karena Tidak Bisa Berbisnis

Zonafaktualnews.com – Debat Capres 2024 yang digelar KPU, Selasa (12/12/2023) memanas. Dua capres yakni, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto saling sindir soal demokrasi.

Momen itu terjadi saat Anies mengomentari keputusan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang memilih menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurut Anies, langkah tersebut membuktikan Prabowo tidak tahan menjadi oposisi.

Anies mengatakan, dalam sebuah proses demokrasi, terdapat dua kekuatan utama, yaitu pemerintah dan oposisi.

Kedua kekuatan tersebut sama-sama terhormat dan penting. Oposisi berperan sebagai pengawas pemerintah dan memberikan pandangan berbeda agar masyarakat dapat menilai kebijakan pemerintah.

Namun, tidak semua orang tahan menjadi oposisi. Anies mencontohkan, Prabowo yang pernah mengatakan bahwa tidak berada dalam kekuasaan membuat dirinya tidak bisa berbisnis dan berusaha.

BACA JUGA :  Eks TGUPP Soroti Sindiran Jokowi ke Anies Soal Proyek Mangkrak

Hal ini menunjukkan bahwa Prabowo lebih mengutamakan kepentingan pribadinya daripada kepentingan rakyat.

“Seperti disampaikan Pak Prabowo, Pak Prabowo tidak tahan untuk jadi oposisi. Apa yang terjadi? Beliau sendiri menyampaikan bahwa tidak berada dalam kekuasaan membuat tidak bisa berbisnis, tidak bisa berusaha,” ujarnya.

“Kekuasaan lebih dari sekadar soal bisnis dan uang. Kekuasaan adalah kehormatan untuk menjalankan kedaulatan rakyat,” ujar Anies

BACA JUGA :  Elektabilitas Gerindra Melonjak, Nasdem Terancam

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru