Anak Jahanam di Bulukumba Aniaya dan Banting Ibu Kandung hingga Nyaris Tewas

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban penganiayaan, Saoda (62), saat berada di Mapolres Bulukumba usai melaporkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri. (Ist)

Korban penganiayaan, Saoda (62), saat berada di Mapolres Bulukumba usai melaporkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri. (Ist)

Zonafaktualnews.com – Seorang ibu lanjut usia di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, harus menahan sakit dan trauma mendalam usai dianiaya oleh anak kandungnya sendiri.

Ulah anak jahanam tersebut nyaris merenggut nyawa sang ibu di dalam rumah tempat mereka tinggali.

Korban diketahui bernama Saoda (62), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saoda menjadi sasaran amukan anak perempuannya berinisial AS, yang secara membabi buta melakukan penganiayaan pada Rabu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WITA.

Insiden tersebut terjadi saat korban berusaha menasihati pelaku agar memperbaiki sikap dan perilaku hidupnya.

BACA JUGA :  Emosi Tak Terkendali, Menantu Mabuk Tikam Anggota Brimob Maluku dengan Gunting

Bukannya menerima nasihat dengan baik, pelaku justru tersulut emosi dan meluapkan amarahnya kepada sang ibu.

Berdasarkan keterangan kepolisian, aksi kekerasan diawali ketika pelaku melemparkan helm ke arah korban, meski lemparan itu tidak mengenai sasaran.

Situasi kemudian berubah semakin brutal ketika pelaku mendekati korban, memeluknya, lalu membanting tubuh sang ibu hingga terjatuh ke lantai dan tak berdaya.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku kembali melanjutkan penganiayaan dengan menghantam wajah dan kepala korban menggunakan helm secara berulang kali.

Akibatnya, korban mengalami benjolan serius di kepala, luka memar di dahi, serta luka pada bagian bibir, yang membuat kondisinya nyaris kritis.

BACA JUGA :  Ketum Parpol Besar Dilaporkan Usai Aniaya Wanita Muda hingga Trauma Psikis

Aksi keji tersebut baru terhenti setelah anak korban lainnya, Zulpikar, datang dan berusaha melerai.

Situasi sempat kembali memanas karena pelaku mengambil sebuah gelas yang diduga hendak digunakan sebagai alat untuk menyerang korban, sebelum akhirnya berhasil dicegah oleh seorang perempuan bernama Rahma.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Saoda mengaku tidak menyangka nasihat seorang ibu justru dibalas dengan kekerasan sedemikian brutal oleh anak yang ia lahirkan sendiri.

“Saya cuma bilang, ‘perbaiki sifatmu nak’. Dia (AS) pernah pisah sama suaminya lalu rujuk kembali, nah disinilah saya nasihati agar memperbaiki sifatnya.

Tiba-tiba saya dibanting lalu dipukul pakai helm berkali-kali. Kalau tidak dilerai sama anak saya yang lain, mungkin saya dibunuh,” ujar Saoda, Selasa (20/1/2026).

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa penganiayaan itu ke Polres Bulukumba.

BACA JUGA :  Eks PSM Mabuk Tikam Security Karaoke dengan Pecahan Botol

Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan penanganan dan pendalaman kasus.

Korban berharap pelaku segera ditahan dan diproses sesuai hukum yang berlaku, agar kejadian serupa tidak kembali terulang serta memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan dalam lingkungan keluarga.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru