Airlangga: Anggaran Program Makan Siang Gratis Masih Dibahas

Senin, 17 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Ist)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Ist)

Zonafaktualnews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa penurunan target defisit anggaran 2025 menjadi 1,5 hingga 1,8 persen dari PDB masih dalam pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Penurunan ini bertujuan untuk mendanai program makan siang gratis yang diusulkan pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Masalah defisit masih dalam pembahasan di Banggar. Jadi, kita tunggu sampai pembahasan selesai,” kata Airlangga di Masjid Ainul Hikmah, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Airlangga juga menanggapi pemotongan pagu anggaran beberapa kementerian oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menurutnya, anggaran kementerian masih belum final dan bisa berubah sesuai hasil pembahasan.

“Masing-masing kementerian memiliki program yang dibahas dengan mitra di DPR, dan ini semua akan masuk ke Banggar,” jelas Airlangga.

BACA JUGA :  Kapuspenkum Kejagung Sesalkan Ancaman Pengawal Airlangga Hartarto

Sebelumnya pada Kamis, Menteri Keuangan Sri Mulyani menguraikan strategi APBN untuk mendukung program makan bergizi gratis yang diusulkan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Kami memberikan kerangka besar APBN yang nanti akan disampaikan kepada pemerintahan baru,” kata Sri Mulyani dalam Seminar Nasional Jesuit Indonesia di Jakarta.

Sri Mulyani mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan program tersebut. Untuk mengatasi ini, Kementerian Keuangan berencana melakukan reformasi di berbagai bidang, termasuk perpajakan, peningkatan institusi, dan investasi digital guna meminimalkan korupsi dan memastikan proses yang lebih transparan.

Selain itu, Kementerian Keuangan terus memperbaiki pengelolaan anggaran untuk menghadapi guncangan ekonomi global.

BACA JUGA :  Sinyal Koalisi Golkar-Nasdem Meruncing, Persiapan Gusur PDIP?

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus, dengan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen, kesehatan 6 persen, dan jaminan sosial 50 persen dari APBN.

Pemerintah juga mendorong pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas dan mobilitas masyarakat.

“Kami ingin memperbaiki kualitas SDM melalui berbagai program, termasuk pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial,” tambah Sri Mulyani.

Dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), Kementerian Keuangan menargetkan defisit APBN 2025 berada pada kisaran 2,45-2,82 persen PDB.

Namun, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, mengusulkan penurunan target defisit menjadi 1,5-1,8 persen agar pemerintahan mendatang memiliki ruang fiskal yang lebih luas.

BACA JUGA :  Mulai Bulan Depan, Penjual di TikTok Shop, Lazada, dan Shopee Cs Kena Pajak

“Kami berharap defisit bisa turun menjadi 1,5 sampai 1,8 persen, memberikan ruang fiskal bagi pemerintahan yang akan datang,” kata Suharso dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI.

Suharso juga menegaskan bahwa presiden terpilih berikutnya memiliki fleksibilitas untuk menyempurnakan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan APBN melalui mekanisme APBN Perubahan (APBN-P).

“Dalam penjelasan, presiden terpilih berikutnya punya ruang gerak luas untuk menyempurnakan RKP dan APBN pada tahun pertama melalui APBN-P,” ujarnya.

Dengan demikian, target defisit APBN 2025 masih dalam kajian agar dipertimbangkan menjadi 1,5-1,8 persen.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

40 Tahun Mengabdi, Guru Ijah Jadi Simbol Kesenjangan dalam Realisasi Anggaran MBG
Pasokan Batu Bara PLN Kritis, Bahlil Ditantang Adu Nyali Melawan ‘Serakahnomics’
Penahanan Dinilai Dipaksakan, 50 Tokoh Pasang Badan Bela Roy Suryo-Dokter Tifa
Roy Suryo dan dr Tifa Dicokok, Kuasa Hukum Nyatakan Perang Terbuka Lawan Jokowi
Eksekusi Hotel Sultan Rusuh, 27 Petugas TNI-Polri Terluka, 69 Massa Ditangkap
Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Kejagung Seret Tersangka Baru, Bos Vendor Motor Listrik MBG Tersandung Korupsi

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:08 WITA

40 Tahun Mengabdi, Guru Ijah Jadi Simbol Kesenjangan dalam Realisasi Anggaran MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 17:56 WITA

Pasokan Batu Bara PLN Kritis, Bahlil Ditantang Adu Nyali Melawan ‘Serakahnomics’

Senin, 22 Juni 2026 - 16:54 WITA

Penahanan Dinilai Dipaksakan, 50 Tokoh Pasang Badan Bela Roy Suryo-Dokter Tifa

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:07 WITA

Roy Suryo dan dr Tifa Dicokok, Kuasa Hukum Nyatakan Perang Terbuka Lawan Jokowi

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:11 WITA

Eksekusi Hotel Sultan Rusuh, 27 Petugas TNI-Polri Terluka, 69 Massa Ditangkap

Berita Terbaru