2 Pelajar yang Hilang di Air Terjun Jami Ditemukan Meninggal

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:31 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

2 Pelajar yang Hilang di Air Terjun Jami Ditemukan Meninggal

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 2 pelajar yang hilang di Air Terjun Jami Kantisan

Zonafaktualnews.com – Dua pelajar yang hilang di kolam Air Terjun Jami Kantisan, Kabupaten Maros, akhirnya ditemukan.

Salsabila A. Azahrah Allisa Angraeni (17) dan Tazqiyah Wulandari (17) ditemukan meninggal dunia pada Sabtu pagi, 13 Juni 2024.

Kedua korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan setelah upaya pencarian intensif kurang dari 24 jam dengan kedalaman lima meter.

Pencarian dimulai pada pukul 07.00 Wita, dengan tim SAR gabungan menyisir dan menyelam di sisi kiri dan kanan air terjun.

Pada pukul 07.39 Wita, korban pertama yang bernama Salsabila berhasil ditemukan.

Berselang beberapa menit, pada pukul 07.50 Wita, korban kedua yang bernama Wulandari juga ditemukan.

“Sayangnya, keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.

BACA JUGA :  Bisnis “Crot” Berkedok Warkop Terbongkar, Pasutri di Maros Dibekuk

Jenazah kedua korban segera dibawa ke Rumah Sakit Maros dan diserahkan kepada keluarga yang berduka.

Andi Sultan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata di area seperti air terjun dan permandian.

“Jika berencana berwisata di kawasan air terjun atau permandian, sangat disarankan untuk membawa pelampung.

Alam bebas selalu memiliki risiko, termasuk kemungkinan terjadinya air bah secara tiba-tiba,” tegasnya.

Misteri Hilangnya Siswa SMA di Kolam Air Terjun Jami Kantisan Maros (Tangkapan Layar Video)
Misteri Hilangnya Siswa SMA di Kolam Air Terjun Jami Kantisan Maros (Tangkapan Layar Video)

Diberitakan sebelumnya, dua siswa kelas III SMA Negeri 1 Maros, Salsabila A. Azahrah Allisa Angraeni (18) dan Tazqiyah Wulandari (18) dilaporkan hilang secara misterius di Kolam Air Terjun Jami Kantisan.

Insiden tragis ini terjadi pada Jumat, 12 Juli 2024, sekitar pukul 13.29 Wita di Dusun Baru, Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Gunung Dikeruk, Hutan Ditebang! GMPH Sulsel Desak Tambang Ilegal di Maros Ditutup

Kejadian bermula ketika sembilan orang rombongan, terdiri dari tiga laki-laki dan enam perempuan, berangkat dari kediaman Salsabila di Barambang Maccopa sekitar pukul 08.30 Wita menuju Air Terjun Jami Kantisan dengan menggunakan sepeda motor.

Kesembilan orang rombongan itu tiba di lokasi sekitar pukul 10.50 Wita, lalu menyimpan barang bawaan dan makan bersama.

Sekitar pukul 13.29 Wita, beberapa anggota rombongan, termasuk Salsabila dan Tazqiyah, memutuskan untuk berenang di kolam air terjun. Mereka turun secara bersamaan ke kolam, saling berpegangan tangan membentuk lingkaran.

Namun, tiba-tiba Salsabila, Tazqiyah, dan satu teman lainnya tenggelam. Meskipun teman-teman yang lain berusaha menolong, hanya satu yang berhasil diselamatkan.

Zalza Nur Fadillah dan Muh Ismail Yahya, yang duduk di batu karena tidak bisa berenang, segera mencari bantuan. Mereka melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat dan pihak Polsek Tompobulu.

BACA JUGA :  Kabur dari Rumah, Terjebak Tipu Daya, Tukang Ojek di Maros Perkosa Gadis 16 Tahun 20 Kali

Pukul 15.20 Wita, personil Polsek Tompobulu, dipimpin oleh Kapolsek Tompobulu, tiba di lokasi dan melakukan pencarian secara manual dibantu oleh warga setempat.

Tim SAR/BPBD Maros kemudian tiba di lokasi pada pukul 16.50 Wita untuk melanjutkan pencarian dengan penyisiran snorkeling.

Namun, pencarian dihentikan pada pukul 18.00 WIita mengingat kondisi sudah malam hari, dan kedua korban belum ditemukan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
DPRD Luwu Utara Perkuat Pengawasan APBD Lewat Bimtek di Makassar
Gunung Latimojong Enrekang Mencekam, Api Karhutla 7 Hari Belum Padam
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA
Pasokan Elpiji Diputus Agen 4 Bulan, Pangkalan di Takalar Ngaku Diancam
Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Heriansa Effendi: Satu Komando dalam Perjuangan, Satu Cinta dalam Kehidupan