Israel Bom RS Gaza Kristen, 500 Orang Terbunuh dalam Kondisi Hancur

Kamis, 19 Oktober 2023 - 07:11 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto konferensi pers yang beredar memperlihatkan para anggota staf medis berdiri di antara jasad-jasad yang ditutupi. (Foto Istimewa)

Foto konferensi pers yang beredar memperlihatkan para anggota staf medis berdiri di antara jasad-jasad yang ditutupi. (Foto Istimewa)

Zonafaktaulnews.com – Zionis Militer Israel semakin merajalela, Rumah Sakit Kristen di Gaza Dibom.

Akibat serangan brutal tersebut, dikabarkan 500 orang terbunuh dalam kondisi hancur.

Kabar tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf Al-Qudra

Dia mengatakan Rumah Sakit Al-Ahli Baptist di Gaza korbannya sebagian besara adalah anak-anak dan perempuan.

Serangan Israel ke rumah sakit Kristen itu menyebabkan banyak korban dengan kondisi jasad hancur dan kehilangan anggota tubuh.

BACA JUGA :  Zionis Israel Bombardir Warga Gaza di Wilayah RS Indonesia

Al-Qudra menulis pernyataan tersebut melalui akun Facebook, mengomentari pemboman Israel yang menargetkan kompleks rumah sakit, menyebabkan lebih dari 500 warga Palestina tewas.

“Pembantaian RS Baptist belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak dapat digambarkan. Ratusan korban tiba di rumah sakit dan petugas ambulans masih mengumpulkan bagian tubuh korban,” tulis Al-Qudra yang dilihat pada Kamis (19/10/2023).

“Sebagian besar korban pembantaian RS Baptist adalah anak-anak dan perempuan yang anggota tubuhnya hilang.

Beberapa korban tewas datang tanpa kepala, dengan bagian tubuh robek dan isi perut keluar,” ucapnya

“Jumlah dan jenis cedera akibat serangan terhadap rumah sakit berada di luar kemampuan tim medis dan ambulans kami.

Dokter melakukan operasi di lapangan dan di koridor rumah sakit. Beberapa operasi bahkan dilakukan tanpa anestesi,” kata Al-Qudra.

Dia menjelaskan bahwa sebagian besar korban luka akibat pemboman rumah sakit masih menunggu untuk dioperasi, dan tim medis lainnya berusaha menyelamatkan nyawa warga yang berada dalam perawatan intensif.

BACA JUGA :  Kebohongan AS Terkuak, Ahmadinejad yang Diklaim Tewas Ternyata Masih Hidup

Al-Qudra pun menyebut bahwa kapasitas perawatan dan pengobatan yang dimiliki RS tersebut hanya dapat bertahan dalam beberapa jam, menunjukkan betapa kewalahannya fasilitas kesehatan itu dalam menghadapi konflik.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WITA

Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terbaru