Trafo “Ngamuk” di Debat Barru, PLN Salahkan EO yang Tak Berkoordinasi

Jumat, 1 November 2024 - 12:31 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Trafo “Ngamuk” di Debat Barru, PLN Salahkan EO yang Tak Berkoordinasi

PT PLN (Persero) ULP Barru

Zonafaktualnews.com – Insiden tak terduga terjadi saat debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Islamic Center Barru pada Rabu malam (30/10/24), ketika trafo listrik mendadak meledak di tengah persiapan acara.

PT PLN (Persero) menyebutkan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh kurangnya koordinasi dari pihak Event Organizer (EO) terkait kebutuhan teknis acara.

Bayu Priyo Mukti, perwakilan bagian Pelayanan Pelanggan PLN Barru, mengatakan pada Kamis (31/10/2024) bahwa kejadian ledakan trafo ini sebenarnya berkaitan dengan masalah teknis.

Bayu menilai, semestinya pihak EO berkomunikasi lebih awal agar PLN bisa mengantisipasi keperluan listrik yang sesuai untuk acara besar seperti ini.

“Masalah ledakan trafo sebenarnya lebih ke teknis. Ini memang kejadian yang tidak diharapkan oleh PLN maupun KPU. Pihak EO semestinya lebih dulu koordinasi dengan kami, agar kami tahu apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum acara,” ujarnya saat ditemui awak media.

BACA JUGA :  H. Aras Pukau Peserta dengan Sikap Santun di Apel Siaga Bawaslu Barru

Menurut Bayu, pihak PLN telah memenuhi permintaan KPU untuk menyuplai daya sebesar 41.500 watt serta menyiapkan cadangan daya tambahan jika terjadi gangguan jaringan.

Namun, tanpa komunikasi yang jelas dari EO, PLN sulit memastikan jumlah dan jenis peralatan yang akan digunakan selama acara.

“Kami sudah siapkan permintaan dari KPU, dan juga ada cadangan, tetapi rakor teknis seharusnya melibatkan semua pihak, termasuk EO dan pihak stasiun televisi. Tapi informasi yang kami dapat, rakor hanya dihadiri oleh pimpinan dan KPU,” tambah Bayu.

BACA JUGA :  Kapolres Barru Imbau Warga Hindari Hoaks Jelang Pilkada 2024

Ia juga mengungkapkan bahwa tim dari pihak EO baru datang tengah malam untuk persiapan teknis, yang baru bisa dilakukan pada pagi hari menjelang acara.

Meskipun PLN telah menempatkan 30 petugas di beberapa titik kritis, seperti area trafo dan lokasi acara, tetap saja trafo mengalami beban berlebih dan akhirnya meledak.

“Kami sebenarnya sudah siapkan juga UPS sebagai cadangan daya untuk mencegah mati total ketika listrik padam, yang bisa bertahan selama 15 menit. Namun, meledaknya trafo kemarin benar-benar di luar perkiraan kami,” katanya.

Bayu menjelaskan, ledakan trafo kemungkinan besar terjadi karena adanya peningkatan beban daya dari sekitar lokasi acara, seperti perkantoran dan minimarket yang berada di wilayah Islamic Center Barru, selain dari kebutuhan daya yang besar untuk acara debat itu sendiri.

BACA JUGA :  Trafo Meledak di Tengah Debat Pilkada Barru, EO Dianggap Lalai Tangani Kondisi Teknis

“Trafo ini memang tidak hanya melayani acara, tapi juga masyarakat sekitar. Ini menjadi bahan evaluasi buat kami, agar koordinasi ke depan lebih baik lagi. Apalagi acara debat sebelumnya tidak ada masalah seperti ini,” pungkasnya.

 

(AK/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Jaringan BSS VinFast di Gowa-Maros Hanya Omon-omon, Konsumen Kecewa
Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
Warga Gowa Kelimpungan Cari LPG 3 Kg, Mafia Gas Diduga Mainkan Distribusi?
173 Siswa-Guru Keracunan MBG, Mitra SPPG Tator Salahkan Korban yang Makan
Sengkarut Upah Pekerja, Proyek Rehabilitasi Irigasi di Takalar Disetop Paksa
Kadishub Gowa Dinilai “Injak” Wibawa Bupati, TIB Duga Ada Upaya Makar
7 Pejabat “Disapu Bersih” Bupati, Sisa 8 Termasuk Kadishub Gowa Bakal Ditendang?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 01:02 WITA

Jaringan BSS VinFast di Gowa-Maros Hanya Omon-omon, Konsumen Kecewa

Minggu, 13 September 2026 - 16:26 WITA

Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Senin, 7 September 2026 - 02:49 WITA

Warga Gowa Kelimpungan Cari LPG 3 Kg, Mafia Gas Diduga Mainkan Distribusi?

Senin, 7 September 2026 - 01:24 WITA

173 Siswa-Guru Keracunan MBG, Mitra SPPG Tator Salahkan Korban yang Makan

Berita Terbaru