Cekcok Berujung Penganiayaan, Anak Bupati Jeneponto Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 13:43 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ilustrasi cekcok dalam mobil

Ilustrasi cekcok dalam mobil

Zonafaktualnews.com – Seorang perempuan berinisial ND melaporkan kekasihnya, RP, ke Polsek Mamajang atas dugaan penganiayaan. RP disebut merupakan anak Bupati Jeneponto.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 14 April 2026 sekitar pukul 02.00 Wita di Jalan Sam Ratulangi, Makassar.

Saat itu, keduanya berada di dalam mobil dan terlibat pertengkaran.

Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Alim Bahri Usman, mengatakan perselisihan dipicu masalah hubungan pribadi.

BACA JUGA :  Mertua di Makassar Parangi Menantu

Dari keterangan awal, RP disebut ingin mengakhiri hubungan tersebut.

“Pertengkaran terjadi saat mereka dalam perjalanan. Informasi yang kami terima, ada keinginan untuk menyudahi hubungan,” ujar AKP Alim yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/4/2026).

Dalam situasi itu, korban diduga mengalami tindakan fisik.

“Ada dugaan cengkeraman pada tangan korban,” kata Alim.

ND melaporkan kejadian tersebut pada hari yang sama.

BACA JUGA :  IRT Hamil 5 Bulan di Bulukumba Ngaku Disiksa Suami Karate hingga Lebam-lebam

Polisi kemudian meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa.

Sejauh ini, penyidik masih menunggu hasil visum sebagai bagian dari alat bukti.

“Proses masih berjalan, kami lengkapi keterangan dan bukti,” jelasnya.

RP diketahui juga terlibat sebagai Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Bupati Cup I Jeneponto yang saat ini masih berlangsung.

Polisi memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur.

BACA JUGA :  Anak Dipenjara, Orang Tua Dicopot

“Kami tangani secara objektif,” tegas Alim.

Hingga berita ini diturunkan, RP belum memberikan keterangan resmi. Sementara Bupati Jeneponto, Paris Yasir, juga belum merespons permintaan konfirmasi.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Jalur Tikus Antarprovinsi Jadi Surga Mafia BBM-LPG, Celah Ilegal Diminta Disekat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 13:34 WITA

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA