Tak Berdaya, Gadis di Bawah Umur di Luwu Utara Pasrah Digilir Tiga Pemuda

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemerkosaan

Ilustrasi pemerkosaan

Zonafaktualnews.com – Satuan Reserse Kriminal, Polres Luwu Utara berhasil mengamankan tiga pemuda di Desa Sadar, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, atas dugaan pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur.

Penangkapan dilakukan beberapa waktu lalu, tepatnya pada 27 Oktober 2025.

Korban adalah Melati (nama samaran), menjadi korban tindakan bejat tiga pemuda dengan inisial E, D, dan A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Melati, kejadian bermula ketika pelaku berinisial E memintanya untuk datang ke rumahnya dengan alasan sedang sendirian karena tidak ada orang tua.

“E meminta saya untuk menemaninya karena sendirian di rumahnya,” ujar Melati, Sabtu (1/11/2025).

Melati mengaku sudah menganggap E sebagai kakak kandungnya sendiri, sehingga ia tidak menaruh curiga saat menerima permintaan tersebut.

BACA JUGA :  Dicegat Pulang Sekolah, Siswi SD Diremas Pengendara Motor

“Saya sudah menggap E sebagai kakak kandung saya sendiri sehingga saya menerima permintaan E,” jelasnya.

Melati kemudian dijemput di rumahnya sekitar pukul 01.00 Wita dini hari oleh D, yang merupakan suruhan E.

“Saya dijemput oleh D pada pukul 01 Malam,” katanya.

Setibanya di rumah E, Melati merasa heran karena ternyata sudah ada beberapa teman E yang menunggu di sana.

“Saya heran saat tiba di rumah E ternyata sudah ada teman E yang juga menunggu bersama E,” ungkapnya.

Setelah itu, E mengajak Melati masuk ke kamar untuk beristirahat. Namun, situasi berubah drastis ketika E memaksa Melati untuk melepaskan pakaiannya dan melayani nafsu bejatnya.

BACA JUGA :  Nafsu Sudah di Ubun-ubun, Oknum Dosen Gagal Perkosa Mahasiswi

Melati menolak, namun E bertindak lebih jauh.

“Saya dipaksa oleh E untuk melepaskan baju dan membaringkan saya di kasur hingga saya diperkosa,” tutur Melati dengan nada pilu.

Melati sebenarnya ingin melawan, namun ia takut akan tindakan kekerasan yang mungkin terjadi.

“Saya takut terjadi pemukulan atau kekerasan pisik, satu-satunya jalan terpaksa saya diam dan pasrah,” ujarnya.

Setelah E selesai melakukan aksinya, ia meninggalkan Melati sendirian di kamar. Belum sempat Melati bangkit dari tempat tidur, D masuk dan kembali memaksa Melati untuk berhubungan badan.

Melati pun pasrah karena takut dianiaya.

“Setelah E keluar dari kamar tidak lama berselang masuklah D kedalam kamar dan memaksa saya untuk melakukan hubungan badan, sayapun pasrah lantaran saya takut dianiaya oleh D,” jelasnya.

BACA JUGA :  Niat Rampok Berujung Terangsang, Rizaldi Perkosa Istri Pemilik Toko Spare Part

Tak berhenti di situ, setelah D keluar, A masuk ke kamar dan langsung memperkosa Melati yang sudah tidak berdaya.

“Setelah D keluar dari kamar, A menyusul memasuki kamar dan dia langsung memperkosa saya dan saya tidak berdaya lagi,” ungkap Melati.

Setelah kejadian mengerikan itu, Melati meminta untuk diantar pulang, namun E menolak.

Melati baru bisa pulang setelah dijemput oleh keluarganya sekitar pukul 11.00 siang.

Keluarga yang mendengar cerita Melati melaporkan kejadian tersebut ke Polres Masamba.

Akibat perbuatan mereka, ketiga pelaku pemerkosaan kini telah diamankan di Polres Masamba untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

(Ono)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS
Ngaku Ditipu Bos Kosmetik di Makassar, Owner RA Skincare Rugi Rp400 Juta
Bermula dari Tagihan, Nasabah Kredivo Berakhir Jadi Korban Pelecehan Oknum DC
Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:49 WITA

Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:40 WITA

Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:36 WITA

Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS

Berita Terbaru