Surat Aktivasi PIP Ditahan, PERAK Minta Kepsek Pembangkang di Barru Ditindak Tegas

Minggu, 13 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK

Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK

Zonafaktualnews.com – Penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus menjadi sorotan masyarakat.

Banyak orang tua mengeluhkan kepala sekolah (Kepsek) yang enggan memberikan surat aktivasi, yang diperlukan untuk pencairan bantuan beasiswa tersebut.

Kondisi ini membuat sebagian orang tua merasa frustrasi dan malas melanjutkan proses pengurusan beasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah capek saya urus ini beasiswa, sudah capek bolak-balik rumah. Apalagi kepala sekolah tidak mau tanda tangan (surat aktivasi),” keluh salah satu orang tua penerima beasiswa PIP.

Program Beasiswa PIP yang digagas oleh H. Aras ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) tertanggal 13 Agustus 2024, yang ditandatangani oleh Adhika Ganendra, Kuasa Pengguna Anggaran Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemdikbud Ristek RI.

BACA JUGA :  Misteri Kematian Feni Ere Berakhir, Tukang Plafon Jadi Tersangka

Data menunjukkan bahwa sebanyak 7.146 siswa SD di Kabupaten Barru berhak menerima beasiswa ini, namun baru 488 siswa yang sudah mendapatkan surat aktivasi dari kepala sekolah masing-masing.

Kondisi tersebut memicu reaksi keras dari Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK, Burhan Salewangan.

Burhan mengecam tindakan kepala sekolah yang dinilai mempersulit penyaluran beasiswa ini.

BACA JUGA :  Maros Kembali Dikepung Banjir, Turikale dan Maros Baru Terparah

“Pihak kepala sekolah harus jelas juga memberikan alasan, kenapa surat aktivasi tersebut tidak diberikan kepada siswanya untuk menerima PIP,” tegas Burhan.

Ia juga mendesak pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas.

“Jika Kepala Dinas Pendidikan setempat tidak mampu mengatasi masalah ini, kami meminta Bupati Barru, Suardi Saleh, serta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap oknum kepsek tersebut,” katanya.

Namun, ada juga sekolah yang telah menyalurkan beasiswa PIP. Salah satu kepala sekolah, Aminah, mengungkapkan bahwa seluruh siswa di sekolahnya sudah menerima beasiswa PIP.

“Terkait Beasiswa PIP, Alhamdulillah untuk siswa kami semuanya sudah menerima. Ada 26 siswa kami yang mendapatkannya, kecuali yang orang tuanya PNS,” jelas Aminah.

BACA JUGA :  Cerita Warga Barru: Tambang ‘Ilegal’ Geser Ratusan Kuburan hingga Arogansi Kapolsek Mallusetasi

Ia menambahkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi siswa-siswa di sekolahnya, terutama karena sebagian besar orang tua mereka hanya bekerja sebagai petani atau pekebun.

Data terakhir menunjukkan bahwa dari 173 sekolah SD di Kabupaten Barru, baru 7 sekolah yang sudah memberikan surat aktivasi untuk penerimaan beasiswa PIP, sementara 166 sekolah lainnya masih belum melakukannya.

 

(AK/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Dua Mobil Mewah Raib Usai Tergiur Janji Rp1,5 Miliar, Pelajar Lapor Polisi
Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata
Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam
Kejaksaan Pastikan Ada Tersangka di Kasus Korupsi Laptop Disdik Parepare
Kasus Dugaan Korupsi Jalan Beton Parepare 2025 Segera Diekspose Kejari
Janda “Londo Ireng”
Tujuh Tahun Pimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo Pilih Mundur Lebih Awal
Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:19 WITA

Dua Mobil Mewah Raib Usai Tergiur Janji Rp1,5 Miliar, Pelajar Lapor Polisi

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WITA

Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:12 WITA

Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WITA

Kejaksaan Pastikan Ada Tersangka di Kasus Korupsi Laptop Disdik Parepare

Senin, 27 Juli 2026 - 19:21 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Jalan Beton Parepare 2025 Segera Diekspose Kejari

Berita Terbaru