Prabowo Diserang Kampanye Negatif, Gerindra Minta Kader Tak Reaktif

Minggu, 16 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral kampanye negatif oleh sekelompok pemuda. (Foto Istimewa)

Tangkapan layar video viral kampanye negatif oleh sekelompok pemuda. (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Prabowo Subianto diserang kampanye negatif oleh sekelompok anak muda yang memakai kaus bertuliskan “orang baik tidak pilih penculik”

Kampanye negatif tersebut beredar luas di media sosial melalui sebuah video.

Dalam video tersebut, enam orang remaja tersebut diduga memakai kaos tersebut di sebuah pusat perbelanjaan atau mal.

Bahkan, salah satu remaja tampak bangga memakai kaos tersebut, dengan menaikkan kedua tangannya.

Terkait hal itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyesalkan adanya video tersebut.

Ia menduga video itu bagian dari kampanye negatif untuk menyudutkan Prabowo Subianto.

“Saya mengimbau kepada seluruh kader untuk tidak reaktif. Bahwa ini adalah kampanye negatif yang dilakukan untuk calon presiden kita,” kata Sufmi Dasco, Minggu (16/7/2023).

BACA JUGA :  Judi Rolex di Pasar Youtefa Menjamur Diduga Dibekingi Oknum Polisi?

Sufmi mengingatkan untuk semua kader Gerindra kader tidak terpancing dengan kampanye negatif.

Menurut Dasco, dugaan kampanye negatif tersebut merupakan indikasi bahwa citra Prabowo Subianto semakin baik di publik.

Jadi tidak heran, jika ada pihak-pihak yang tidak suka dengan perolehan elektabilitas Partai Gerindra dan Prabowo Subianto jauh melesat.

“Elektabilitas partai dan calon presiden kita itu terus naik. Saya sampaikan kepada semua kader sekali lagi kita jangan gerasak gerusuk,

BACA JUGA :  Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kasus Brankas Narkoba di UNM

Kita harus tetap tenang karena elektabilitas capres kita yang makin tinggi,” pungkasnya.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih
Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:21 WITA

Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum

Berita Terbaru