Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Damai Hari Lubis (Ist)

Damai Hari Lubis (Ist)

Zonafaktualnews.com – Damai Hari Lubis menepis kabar yang beredar terkait kedatangannya di kediaman Jokowi bersama Eggi Sudjana.

Damai menegaskan, kedatangan mereka bukan untuk memohon maaf atau mencari pengampunan atas kasus hukum yang menjeratnya.

Damai menjelaskan bahwa kehadiran dirinya dan Eggi Sudjana pada Kamis (8/1/2026) dilakukan untuk mendampingi Eggi dalam agenda Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang sempat tertunda pada 16 April 2025, bukan karena tekanan hukum.

“Eggi meminta saya mendampingi karena saat agenda TPUA di Solo, ia tidak hadir akibat sakit. Saya hadir untuk mendukung dan menemani Eggi,” ujar Damai Hari Lubis kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).

Pertemuan tersebut kata Damai Hari Lubis dimaksudkan untuk meredam upaya pecah belah kekompakan TPUA oleh pihak eksternal, meski ia tak menyebut secara rinci siapa pihak tersebut.

Damai menekankan bahwa isu permohonan maaf adalah salah tafsir publik, dan ia tidak ingin terlalu memusingkan rumor tersebut.

BACA JUGA :  Rizal Ramli Sebut Jokowi Gagal : Tampang Merakyat, Hati Oligarki

Eggi Sudjana selaku Ketua TPUA dijadwalkan memberikan klarifikasi secara resmi pada Jumat (16/1/2026) untuk meluruskan spekulasi yang berkembang.

Pertemuan tertutup itu turut dihadiri kuasa hukum Eggi, Elida Netty, serta Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Darmizal dan Sekretaris Jenderal ReJO Rakhmad.

Diberitakan sebelumnya, Pertemuan tertutup Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo (Jokowi) memicu reaksi keras dari kubu Roy Suryo.

Keduanya merupakan tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Jokowi.

Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, secara terbuka menyindir langkah Eggi dan Damai dengan perumpamaan tajam.

“Ibarat kendaraan yang membawa muatan, pengkhianat itu tidak menambah manfaat, kecuali hanya menjadi beban. Ketika dia keluar, kendaraan justru lebih ringan dan bisa melaju lebih cepat sampai tujuan,” kata Khozinudin dalam keterangan tertulis, Sabtu, 10 Januari 2026.

Meski bernada keras, Khozinudin menyebut keputusan Eggi dan Damai merupakan dinamika biasa dalam sebuah perjuangan.

BACA JUGA :  Hasto Tersangka KPK, Rocky Gerung Sebut Ambisi Jokowi Ingin Ambil Alih PDIP

“Tak perlu menganggap itu sesuatu yang anomali. Ada yang lurus, ada yang bengkok. Ada yang tegak, ada yang loyo. Ada pemberani, ada pengecut. Ada pejuang, ada pecundang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar perjuangan tidak dijalani demi kepentingan pribadi.

“Jangan berjuang mencari pamrih materi, baik pujian, harta, kedudukan, atau ingin dianggap pahlawan,” tegasnya.

Sementara itu, Roy Suryo mengaku sama sekali tidak mengetahui rencana pertemuan Eggi dan Damai dengan Jokowi.

Roy mengatakan baru mengetahui kabar itu secara tidak langsung.

“Tadi siang Eggi Sudjana menelpon salah seorang teman yang kebetulan berada dekat saya. Saya dengar dan direkam,” ujar Roy Suryo di kanal YouTube KompasTV, Jumat, 9 Januari 2026.

Roy juga membantah adanya pembicaraan permintaan maaf dalam percakapan tersebut.

“Pengakuan Eggi, tidak ada sama sekali kata permintaan maaf,” katanya.

Roy menyebut Eggi berjanji akan membuka seluruh cerita ke publik pekan depan.

BACA JUGA :  Heboh, Jokowi Disebut Penuhi Syarat Jadi Nabi

“Minggu depan, hari Jumat, dia berjanji akan menceritakan semuanya,” ungkap Roy.

Di internal tim Roy, pertemuan itu justru ditanggapi dengan sinisme.

“Kami dari tim kuasa hukum, advokasi, dan akademisi malah tertawa. Oh, cuma segitu toh akhirnya kalian berdua,” ucap Roy.

Ia bahkan menyebut langkah tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pejuang.

“Itu bukan pejuang namanya, tapi pecundang,” tegasnya.

Roy juga membantah isu pecah kongsi, dengan menegaskan bahwa sejak awal dirinya tidak berada dalam satu tim hukum dengan Eggi Sudjana. Namun ia menekankan ada hal yang jauh lebih serius dari sekadar pertemuan itu.

“Yang paling penting, Eggi harus jujur menyebutkan siapa orang lain yang ada di dalam pertemuan itu,” kata Roy.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Jalur Tikus Antarprovinsi Jadi Surga Mafia BBM-LPG, Celah Ilegal Diminta Disekat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 13:34 WITA

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA