Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:03 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Suasana tegang terjadi saat warga geruduk kantor Lurah Rappokalling menuntut klarifikasi atas kejanggalan pemilihan RT di RW 5.

Suasana tegang terjadi saat warga geruduk kantor Lurah Rappokalling menuntut klarifikasi atas kejanggalan pemilihan RT di RW 5.

Zonafaktualnews.com – Warga RW 5, Kelurahan Rappokalling, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali memprotes proses pemilihan Ketua RT dan RW yang digelar pada 3 Desember lalu.

Salah satu warga, bernama Reva, menyatakan banyak kejanggalan dalam proses tersebut.

Menurut Reva, pihaknya telah mengajukan sanggahan sesuai prosedur Perwali No. 20 Tahun 2025, namun sanggahan tersebut dikatakan kadaluarsa oleh Lurah Rappokalling, Ilho, karena melewati batas 24 jam.

“Proses ini penuh dengan settingan. Lurah sepertinya memihak salah satu kandidat RT, yaitu Enal. Padahal Enal awalnya berasal dari RT 2, bukan RT 1. Entah bagaimana tiba-tiba ia bisa ikut bertarung di RT 1,” ujar Reva kepada wartawan dengan nada kesal, Selasa (16/12/2025).

BACA JUGA :  Bandit Tua di Makassar Disikat 3 LP Kasus Cabul Usai Laporan Awal Dicabut

Reva juga menyoroti jumlah pemilih yang dianggap janggal.

“Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di RT 1 hanya 60 orang, tapi saat perhitungan suara, muncul lebih dari 80 suara. Saya sendiri, bersama beberapa kepala keluarga lain, tidak mendapatkan panggilan untuk memilih. Ini jelas tidak adil,” tambah Reva.

Ketegangan memuncak ketika Reva bersama sejumlah warga mendatangi kantor Lurah Rappokalling untuk menuntut penjelasan langsung.

BACA JUGA :  Kasus Penggelapan 10 Mobil Rental di Makassar Mandek, ‘Polisi’ Diduga Bermain

Menanggapi aksi warga, Lurah Ilho menyatakan bahwa sanggahan tersebut tidak bisa diproses karena sudah lewat 24 jam sejak pengumuman.

“Sanggahan sudah tidak bisa diproses karena sudah lewat 24 jam sejak pengumuman. Itu aturan yang harus kita ikuti,” ungkapnya.

Warga menilai keputusan tersebut tidak menyelesaikan masalah, dan menuntut adanya audit ulang atau klarifikasi terkait kejanggalan dalam pemilihan RT di RW 5.

BACA JUGA :  Pecandu Sabu dan Video Syur Jadi Alasan Buruh di Makassar Perkosa Siswi SD

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:44 WITA

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Berita Terbaru