Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi – Jokowi merangkul Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

Ilustrasi – Jokowi merangkul Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

Zonafaktualnews.com – Status tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis resmi gugur usai penyidik Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Penghentian perkara itu terbit dalam waktu singkat, hanya sehari setelah mantan Presiden Joko Widodo mengajukan permohonan penyelesaian kasus melalui mekanisme restorative justice.

SP3 tersebut dikeluarkan pada Kamis sore, 15 Januari 2026, sekaligus mengakhiri proses hukum atas dugaan fitnah terkait isu ijazah palsu Jokowi yang sebelumnya menyeret sejumlah nama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan cepat aparat kepolisian itu memantik beragam reaksi publik. Salah satunya datang dari mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Harimau Jokowi, Saiful Huda Ems.

Saiful menilai penghentian perkara tersebut menunjukkan bahwa pengaruh Jokowi masih terasa kuat, meskipun tidak lagi menjabat sebagai presiden.

BACA JUGA :  Heboh, Jokowi Dihadang Spanduk Pilih Ganjar, Warga Dibogem Aparat

Menurut Saiful, ritme penanganan perkara tersebut sulit dianggap sebagai proses hukum yang berjalan normal.

Ia bahkan menyebut adanya kekuatan tak terlihat yang ikut membentuk arah keputusan hukum.

“Hukum seperti tidak berjalan dengan nalar yang seharusnya. Yang terlihat justru bayang-bayang kekuasaan,” kata Saiful melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Minggu (18/1/2026).

Selain itu, Saiful turut menyoroti masih intensnya kunjungan sejumlah tokoh dan advokat ke kediaman Jokowi di Solo.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi memunculkan persepsi publik yang meragukan independensi penegakan hukum.

“Advokat seharusnya berdiri pada rasionalitas, kebenaran, dan keadilan, bukan pada kedekatan personal,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ini Tampang Penunggang Motor Geber yang Terobos Mobil RI-1 

Dalam perkara dugaan fitnah ijazah palsu ini, Polda Metro Jaya sebelumnya membagi penanganan kasus ke dalam dua klaster.

Klaster pertama mencakup lima orang, yakni Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, Kurnia Tri Rohyani, Rustam Effendi, serta Muhammad Rizal Fadillah.

Sementara klaster kedua melibatkan Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma atau Dokter Tifa.

Pertemuan Eggi Sudjana dengan Jokowi di Solo pada 8 Januari 2026 menjadi titik balik dalam perjalanan kasus tersebut.

Tak lama setelah pertemuan itu, Jokowi mengirimkan surat permohonan restorative justice kepada pihak kepolisian, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan SP3.

Menariknya, sikap Eggi terhadap Jokowi turut berubah pasca pertemuan tersebut. Jika sebelumnya ia berada di barisan terdepan dalam tudingan ijazah palsu, kini Eggi justru menyampaikan apresiasi terhadap sikap Jokowi yang dinilainya tetap terbuka.

BACA JUGA :  Polisi Tetapkan Roy Suryo hingga Eggi Sudjana Jadi Tersangka Fitnah Ijazah Jokowi

“Pak Jokowi menerima kami dengan baik, padahal beliau merasa difitnah. Itu menunjukkan akhlak yang patut dihargai,” ujar Eggi, menyinggung pertemuannya di Solo.

Di sisi lain, Eggi juga melontarkan sindiran kepada pihak-pihak yang masih aktif menggulirkan isu ijazah tersebut.

Ia menyebut mereka yang merasa paling benar seharusnya siap menghadapi proses hukum secara terbuka.

“Kalau ada yang merasa jago, ya silakan hadapi sendiri,” tandasnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bareskrim Polri Rilis Wajah 2 Wanita DPO Asal Makassar Pengendali Sabu
Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA
Oknum ASN di Takalar Diduga Terseret Hubungan Terlarang dengan Pelajar
Skandal Lendir Guncang Enrekang, Oknum Dewan Diduga Terseret Video Panas
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi
Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong
MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:02 WITA

Bareskrim Polri Rilis Wajah 2 Wanita DPO Asal Makassar Pengendali Sabu

Sabtu, 25 April 2026 - 16:36 WITA

Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA

Jumat, 24 April 2026 - 01:50 WITA

Oknum ASN di Takalar Diduga Terseret Hubungan Terlarang dengan Pelajar

Jumat, 24 April 2026 - 00:53 WITA

Skandal Lendir Guncang Enrekang, Oknum Dewan Diduga Terseret Video Panas

Kamis, 23 April 2026 - 16:48 WITA

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Berita Terbaru