Polisi Tangkap Paksa Ketua Kelompok Tani, Makanan Diinjak-injak

Rabu, 3 April 2024 - 12:22 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Polisi Tangkap Paksa Ketua Kelompok Tani, Makanan Diinjak-injak

Polisi Tangkap Paksa Ketua Kelompok Tani, Makanan Diinjak-injak (Foto Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam, Jakarta Utara, Madani Muhammad Furqon ditangkap paksa polisi.

Furqon ditangkap atas dugaan menyerobot aset milik Jakpro secara ilegal, dengan menempati Kampung Susun Bayam.

Warga Kampung Bayam, Diah, mengatakan 10 polisi dari Polres Polres Metro Jakarta Utara tiba-tiba menangkap Furqon.

“Iya betul, tadi habis magrib ditangkap di rumah Pak Furqon (Huntara) tanpa surat, main angkut, bahkan telur yang akan dimakan diinjak-injak,” ujar Diah, dikutip  IDN Times, Selasa (2/4/2024).

BACA JUGA :  Polisi Sikat 4 Bandit Pembobol Rumah Kosong di Parepare

Diah mengatakan polisi juga merampas ponsel warga yang memvideokan penangkapan tersebut.

Saat ini, warga Kampung Bayam masih menunggu kuasa hukum bersama, untuk membebaskan Furqon.

“Kuasa hukum sedang bersiap, nanti bersama warga ke Polres,” katanya.

Diketahui, polemik Kampung Bayam warisan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus bergulir.

Awal Januari 2024, PT Jakarta Propertindo (Perseroda/Jakpro) melaporkan Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam kepada Polres Metro Jakarta Utara.

Direktur Utama Jakpro (Perseroda), Iwan Takwin, menegaskan pihaknya menyayangkan tindakan di luar batasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban, termasuk yang dilakukan Furqon di Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) yang merupakan aset miliknya.

BACA JUGA :  Pria Penghina Nabi Muhammad, Palestina dan Indonesia Dikabarkan Ditangkap

“Furqon secara berkelompok memasuki pekarangan HPPO tanpa seizin perusahaan, pertama kali pada 29 November 2023, dan kemudian terulang kembali pada awal Desember 2023,” ujar Iwan dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 17 Januari 2024.

Iwan mengklaim Furqon merusak aset, dengan melakukan penggantian secara paksa pada lubang kunci agar bisa masuk ke dalam unit.

BACA JUGA :  Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Tindakan ini termasuk dalam kategori perusakan aset HPPO. Jakpro juga melaporkan Furqon yang memanfaatkan akses air bersih secara illegal, yang terdapat di lingkungan HPPO.

“Tindakan ini termasuk dalam kategori pencurian, dikarenakan terdapat kerugian materil yang berdampak pada beban biaya operasional HPPO,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
Gudang Sabu Berkedok Salon di Makassar Digerebek Polisi, 4 Orang Diciduk
Modus Calo Kedokteran, Dosen Wanita di Makassar Penipu Rp550 Juta Diciduk
Polisi Tepis Isu ‘Bermain’, 1.900 Liter Solar Ditemukan di Rumah Kosong Bulukumba
Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa