Polda Sumbar Klarifikasi Ulang Kasus Tewasnya Afif Maulana

Rabu, 3 Juli 2024 - 08:05 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Polda Sumbar Klarifikasi Ulang Kasus Tewasnya Afif Maulana

Keluarga Afif Maulana. (Dok. LBH Padang)

Zonafaktualnews.com – Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengklarifikasi ulang pernyataannya terkait kasus kematian Afif Maulana di Kuranji, Padang, setelah mendapat teguran langsung dari Kapolri.

Irjen Pol Suharyono sebelumnya menyatakan bahwa kasus ini akan dibuka kembali jika ada bukti baru.

Klarifikasi ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, dalam jumpa pers di Padang pada Selasa (2/7/2024).

BACA JUGA :  Mahfud Sebut Kejanggalan Kasus Afif Maulana Harus Diusut Tuntas

“Kami perlu meluruskan informasi bahwa dari isu yang berkembang dikatakan Polda Sumbar sudah menghentikan kasus, itu tidak benar. Penyelidikan masih terus berjalan,” tegas Dwi.

Penyelidikan terhadap kematian remaja berusia 13 tahun itu masih aktif dilakukan, dengan pemeriksaan terhadap tiga saksi termasuk saksi kunci dan dua anggota Sabhara.

Saksi-saksi ini memberikan keterangan bahwa Afif diduga melompat dari jembatan saat kejadian untuk menghindari penangkapan dalam insiden yang melibatkan segerombolan pemuda dengan senjata tajam.

BACA JUGA :  Kabag Ops Polres Solok Selatan Dijerat Pasal Berlapis Usai Tembak Mati Kasat Reskrim

Sebelumnya, kasus ini dimulai dari penemuan mayat di sungai di bawah Jembatan Kuranji pada Minggu (9/6/2024), yang kemudian dilaporkan ke Polsek Kuranji.

Polisi langsung melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus tersebut, yang terkait dengan konflik antara segerombolan sepeda motor dengan petugas polisi.

Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan keadilan dalam mengungkap fakta sebenarnya terkait kematian Afif Maulana, sesuai dengan prinsip hukum yang berlaku.

BACA JUGA :  LBH Padang Tuding Foto Afif Maulana Dipalsukan Kapolda Sumbar

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:16 WITA

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Berita Terbaru