Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kehancuran dunia pasca pecahnya Perang Dunia ke-3, dengan bangunan-bangunan luluh lantak akibat serangan nuklir.

Ilustrasi kehancuran dunia pasca pecahnya Perang Dunia ke-3, dengan bangunan-bangunan luluh lantak akibat serangan nuklir.

Zonafaktualnews.com – Isu kemungkinan pecahnya Perang Dunia ke-3 dibongkar Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban, usai mengungkap adanya pertemuan tertutup yang dihadiri 27 pemimpin negara Eropa.

Dalam pernyataannya pada agenda aksi anti-perang, Sabtu (17/1/2026), Orban menyebut pertemuan tersebut secara khusus membahas berbagai skenario apabila konflik global berkembang menjadi perang berskala dunia.

“Saya duduk langsung di ruangan itu. Mereka tidak lagi membicarakan perdamaian, melainkan bagaimana menghadapi perang,” ujar Orban, dikutip dari International Business Times.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pertemuan yang melibatkan kepala negara Uni Eropa itu menjadi sinyal kuat berubahnya arah kebijakan Eropa, dari diplomasi menuju persiapan konfrontasi militer terbuka, terutama terhadap Rusia.

BACA JUGA :  Begini Hasil “Ngopi Darat” Jokowi dengan Biden Soal Palestina

Orban mengungkapkan bahwa forum tersebut membahas pembentukan struktur yang ia sebut sebagai “dewan perang”, termasuk skema pendanaan, strategi tekanan ekonomi, hingga langkah politik lanjutan terkait konflik Ukraina.

“Pembahasan mereka sangat serius. Ini bukan sekadar wacana, melainkan persiapan nyata,” katanya.

Ketegangan geopolitik global memang tengah berada pada titik rawan. Perang Ukraina belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, sementara hubungan Barat dan Rusia terus memburuk.

Situasi diperumit oleh dinamika baru di tubuh NATO, menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait keinginannya atas Greenland yang dinilai mengguncang keseimbangan aliansi Barat.

Kondisi tersebut turut memicu kekhawatiran sejumlah tokoh dunia, termasuk Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

BACA JUGA :  Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Melalui akun media sosial X @SBYudhoyono pada Rabu (21/1/2026), SBY menilai ancaman perang global tidak bisa dianggap remeh.

“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Namun saya tetap percaya, bencana ini masih bisa dicegah,” tulis SBY.

Orban menegaskan, Hongaria memilih tidak mengikuti arus kebijakan tersebut. Ia menyatakan negaranya akan menutup kemungkinan pengiriman pasukan maupun bantuan dana ke medan konflik.

“Kami tidak akan mengirim tentara, tidak juga uang. Hongaria tidak ingin terseret ke perang siapa pun,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Uni Eropa membantah klaim Perdana Menteri Hongaria tersebut.

BACA JUGA :  Dikira Bawa Pistol, Pemilik Mr P Terbesar di Dunia Disetop Bandara

Pejabat Brussel menyatakan pertemuan yang dilakukan antar pemimpin negara bertujuan memperkuat sistem pertahanan dan perlindungan sipil, bukan menyusun rencana perang.

Uni Eropa juga menilai pernyataan Orban berpotensi menciptakan persepsi keliru seolah-olah Eropa tengah mendorong konflik terbuka.

Sejumlah analis politik menilai pernyataan keras Orban tidak lepas dari dinamika politik domestik, mengingat pemilihan parlemen Hongaria dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

Meski demikian, meningkatnya eskalasi konflik global membuat kekhawatiran terhadap stabilitas dunia terus menguat, terutama ketika diplomasi internasional dinilai semakin kehilangan ruang.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring
Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:19 WITA

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Berita Terbaru