Penumpang Minta Pelni Tindak Tegas Pungli di KM Labobar

Minggu, 26 Februari 2023 - 04:12 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Mualim II KM Labobar saat dimintai keterangan oleh wartawan malah memilih kabur tanpa memberikan jawaban terkait pungli, kamar ABK yang disewakan dan kelas ekonomi yang beralih fungsi menjadi gudang di kapal tersebut (Foto Bachtiar)

Mualim II KM Labobar saat dimintai keterangan oleh wartawan malah memilih kabur tanpa memberikan jawaban terkait pungli, kamar ABK yang disewakan dan kelas ekonomi yang beralih fungsi menjadi gudang di kapal tersebut (Foto Bachtiar)

Zonafaktualnews.com – Sejumlah penumpang dan para pedagang asongan di KM Labobar meminta PT Pelni menindak tegas para penikmat pungutan liar di atas Kapal

Tak tanggung-tanggung, para oknum pungli tersebut dinilai tersistematis secara berjamaah dari bawah sampai ke atas

“Jadi kami meminta PT Pelni dan Saber Pungli untuk segera turun dan menjndak tegas para oknum oknum tersebut” kata salah satu penumpang, Minggu (26/2/2021)

Menurut sejumlah penumpang dan pedagang indikasi pungli itu mulai dari penagihan kepada pihak pedagang dengan nilai nominal Rp 1 Juta untuk setiap pedagang.

“Jumlah pedagang yang bayar tiket ada sekitar 24 orang, setiap satu pedagang ditagih Rp 1 juta ” ungkapnya

Setoran Rp 1 juta itu kata dia, diberikan kepada nakhoda kapal Pelni KM Labobar.

“Jadi yang menagih itu sequrity PAM 1, nanti dia setor ke nahkodanya” ungkapnya

Sedangkan aksi lainnya, pihaknya menyewakan kamar ABK dengan nilai Rp 100 ribu untuk satu kamar.

BACA JUGA :  Danny Janjikan Pengobatan Gratis Korban Kebakaran TSM

“Kamar ABK disewakan untuk penumpang pak nilainya Rp 100 ribu untuk satu kamar” kata penumpang

Pihak ABK Kapal yang dikonfirmasi media ini membenarkan hal tersebut

“Kami yang membekingi kamar kamar itu untuk setoran ke nahkoda” ujar ABK inisial A dengan polosnya

Tak hanya itu, penumpang Kapal Pelni KM Labobar dengan trayek Surabaya menuju Papua itu juga memprotes kamar kelas ekonomi mereka yang dijadikan gudang

“Betul, betul parah ini KM Labobar masa kelas ekonomi dijadikan gudang” kata penumpang lainnya

“Kami heran pak, kamar ABK yang tak bisa disewakan mereka sewakan, kelas ekonomi yang tak bisa dijadikan gudang malah dijadikan gudang, belum lagi setoran tagihan Rp 1 Juta pada kami lalu menyetor ke Satpam PAM 1” keluhnya

“Tiket kami beli dengan tagihan, kelas ekonomi dijadikan gudang, kamar disewakan, parah mereka ini tak bisa didiamkan. Ini ramai dan heboh loh pak di dalam kapal sampai mereka kami datangi bahkan kami videokan” tambahnya

BACA JUGA :  Diterpa Isu Poligami, Kadis PPKB Makassar Dicopot dari Jabatan

Bahkan salah satu wartawan di kapal kata para pedagang dan penumpang pihak Sequrity PAM 1 KM Labobar dinilai arogansi dan menghalang halangi tugas jurnalis

“Ada wartawan sempat liput pak tapi pihak mereka arogansi sekali sehingga terjadi cekcok mulut. Intinya kami akan viral kan pungli ini di sosial media sampai pihak pelni dan petugas tindaki dan pecat” bebernya

Diberitakan sebelumnya, Nahkoda Kapal Pelni KM Labobar beserta dengan anak buah kapal (ABK) dan Security PAM 1 diduga pungli

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) tersebut dilakukan ‘berjamaah’ terhadap sejumlah penumpang dan para pedagang di atas kapal KM Labobar

Kejadian tersebut terjadi di rute Surabaya menuju Papua pada Sabtu 25 Februari 2023

BACA JUGA :  Polisi Sapu Rata Gudang Pabrik Busur di Tallo

Praktik pungli itu disampaikan oleh sejumlah penumpang dan para pedagang di atas Kapal

“Asli pungli habis pak, kami sudah tak nyaman lagi. Praktik pungli mereka ini tidak bisa lagi ditoleransi, sangat parah dan kompak” ujar salah satu penumpang yang minta namanya tak disebutkan, Minggu (26/2/2023)

Pihak penumpang dan pedagang meminta kepada Pelni dan petugas agar para oknum mulai dari Nahkoda, Jenang satu, Mualim 1-2, ABK, serta Sequrity agar tindaki semuanya

“Kerja mereka sepertinya sudah tersistematis berjamaah dari bawah naik ke atas” bebernya

Terpisah, pihak Pelni dan oknum Nahkoda CS yang dikonfirmasi terkait persoalan pungli tersebut masih di luar jangkauan hingga berita ini selesai ditulis dan dipublikasikan.

Pewarta : Bachtiar | Editor : Isal

Berita Terkait

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA