Oknum Polisi Ngamuk! Pemilik Empang Takalar Dihantam Balok Kayu

Rabu, 29 Januari 2025 - 20:05 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Pemilik Empang di Takalar Abdul Karim Daeng Sau menjalani perawatan medis di RS Padjonga Takalar (Ist)

Pemilik Empang di Takalar Abdul Karim Daeng Sau menjalani perawatan medis di RS Padjonga Takalar (Ist)

Zonafaktualnews.com – Seorang warga bernama Abdul Karim Daeng Sau (53) diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum polisi berinisial FJ.

Insiden ini terjadi di sekitar empang milik korban di Desa Soreang, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (25/1/2025).

Peristiwa bermula ketika Abdul Karim menegur sekelompok pemancing ikan (papekang) agar tidak memancing di empangnya karena belum siap dipanen.

Teguran itu diduga membuat FJ tersinggung hingga nekat mengambil balok kayu dan memukul korban dua kali—di bagian belakang dan tangan kiri.

BACA JUGA :  Audit BUMDes Rp 14 Miliar Jalan di Tempat, Plt Inspektorat Takalar No Comment

Akibat serangan tersebut, Abdul Karim mengalami cedera di bagian pinggang dan harus menjalani perawatan medis selama dua hari di RS Padjonga Takalar.

“Iya, korban sempat dirawat di rumah sakit,” ujar Kabid Tata Usaha RS Padjonga, Mulyadi, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/1/2025).

Tak terima dengan kejadian ini, istri korban, Saharia Daeng Senga, melaporkan kasus tersebut ke Polres Takalar dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) bernomor LP/B/28/01/2025/SPKT Polres Takalar Polda Sulsel.

BACA JUGA :  Pria di Makassar Hajar Petugas Dishub Saat Atur Lalu Lintas, Rahang Korban Bergeser

KBO Reskrim Polres Takalar, Iptu Sumarwan, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sudah menerima laporan dan akan segera melakukan lidik lebih lanjut terhadap oknum polisi yang dilaporkan,” kata Iptu Sumarwan.

Di tempat terpisah, Rahman Adam, anggota keluarga korban yang juga mantan aktivis tahun 1994, mendesak pihak kepolisian untuk menangani kasus ini dengan serius dan transparan.

BACA JUGA :  Mangrove Dibabat Habis Jadi Arang, Warga di Takalar Desak Polisi Bertindak

“Kami berharap aparat penegak hukum segera memproses kasus ini secara transparan dan adil,” tegas Rahman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Jalur Tikus Antarprovinsi Jadi Surga Mafia BBM-LPG, Celah Ilegal Diminta Disekat
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 13:34 WITA

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 September 2026 - 01:39 WITA

Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA