Nasdem Tepis Soal Video Viral Surya Paloh Suruh Anies Angkat Kursi

Rabu, 1 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surya Paloh dan Anies Baswedan

Surya Paloh dan Anies Baswedan

Zonafaktualnews.com – Partai Nasdem menepis  soal video viral Surya Paloh yang menyuruh Anies Baswedan mengangkat kursi.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Partai Nasdem, Hermawi Taslim kepada wartawan, Rabu (1/5/2024).

Dijelaskan oleh Hermawi, saat itu, Surya Paloh meminta Anies untuk bisa duduk lebih dekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Surya mempersilakan Pak Anies duduk di sini (dekat Surya Paloh). Pak Anies mau duduk yang di sana,” ujar Hermawi

BACA JUGA :  Hasil Debat Final, Anies Raih Sentimen Positif, Prabowo Tuai Negatif

Hermawi juga menyebut Surya Paloh dan Anies memiliki hubungan yang begitu dekat.

Bahkan, DPP Nasdem, dikatakan Hermawi sudah seperti kantor keduanya.

“Itu sudah seperti kantor beliau. Hubungannya bukan hubungan baik lagi, kita sampai jam 12 malam halal bihalal,” ujar Hermawi.

Seperti diketahui, viral video yang menunjukkan Anies Baswedan bertemu dengan Surya Paloh di Nasdem Tower.

BACA JUGA :  Wow, Acara Desak Anies di Surabaya Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Narasinya yakni Surya Paloh menunjukkan gestur meminta Anies mengangkat kursi.

Dalam satu momen, Anies dan Surya Paloh berada dalam satu ruangan. Keduanya pun tampak berbincang.

Terlihat Surya Paloh menunjuk salah satu kursi kosong yang ada di ruangan tersebut.

Anies lantas bergerak. Terlihat ada dua orang lain yang membantu Anies Baswedan.

BACA JUGA :  Acungkan Jari Satu, Anies Mencoblos di TPS 060

Kursi itu lantas didekatkan ke arah Surya Paloh. Kemudian, nampak Surya Paloh dan Anies Baswedan duduk berdampingan.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru