Miris, Polisi Bela Kadis BPBD Maros yang Parkir Sembarangan

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil dinas berpelat B 9472 TSC diduga milik Kadis BPBD Maros terparkir di depan warung milik Palevi.

Mobil dinas berpelat B 9472 TSC diduga milik Kadis BPBD Maros terparkir di depan warung milik Palevi.

Zonafaktualnews.com – Insiden tak mengenakkan terjadi di Jalan Topas Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, yang melibatkan aparat kepolisian, mahasiswa, dan seorang pejabat daerah.

Pemicunya adalah tindakan parkir sembarangan yang diduga dilakukan oleh Kepala Dinas BPBD Maros, Toadeng, yang menggunakan mobil dinas berpelat B 9472 TSC.

Mobil tersebut diketahui diparkir tepat di depan warung milik warga bernama Palevi. Karena menghalangi akses warung, Palevi mencoba menegur sopir kendaraan dengan cara baik-baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi awal kejadian itu, ada mobil parkir di depan warung saya. Karena parkirnya lama dan menghalangi warung, saya hampiri sopirnya dan tanya baik-baik untuk menyingkirkan kendaraan tersebut,” ungkap Palevi, Sabtu (14/6/2025).

BACA JUGA :  Bocor! Satu dari Tiga Tersangka Kosmetik Berbahaya Diduga Owner Mira Hayati

Parahnya, teguran tersebut rupanya tidak diterima dengan baik. Palevi mengatakan bahwa setelah itu muncul beberapa orang ke lokasi warung, yang disusul dengan adu mulut.

“Kebetulan di warung kami sering ade-ade mahasiswa nongkrong. Imbasnya ke mereka juga, karena beberapa oknum polisi nampak mendampingi pemilik kendaraan dengan sikap arogan,” jelasnya.

Palevi menambahkan bahwa mahasiswa sempat digertak oleh seorang oknum polisi berpakaian preman yang diketahui berinisial UD.

“Jadi kemungkinan ini sopir salah tangkap maksud kami, padahal kami sudah sampaikan secara baik-baik agar kendaraan dipindahkan,” tandas Palevi.

Bukan kali pertama, Palevi mengaku sudah beberapa kali menegur agar mobil dinas tersebut tidak lagi diparkir di depan warungnya yang menjadi akses utama pelanggan.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Bongkar Jaringan Korupsi Raksasa, 523 Saksi dan 21 Tersangka

“Saya sudah pernah tegur orangnya secara baik-baik, bahkan saya datangi langsung di tempat nongkrongnya di Cafe Storia hanya untuk sampaikan supaya mobilnya jangan lagi parkir di situ,” bebernya.

Merasa jengkel karena tegurannya tidak digubris, Palevi memilih menunggu pemilik kendaraan datang langsung. Namun, hasilnya justru sebaliknya.

“Tapi apa balasannya? Teguran diabaikan, dan bahkan polisi malah membela pemilik kendaraan tersebut, padahal sudah parkir di tempat yang salah,” tegasnya.

Situasi makin memanas ketika mahasiswa dari PEMA FT-UNIBOS turut menyuarakan protes. Andrew, Jenderal Lapangan organisasi tersebut, merasa kecewa karena tak ada respons dari pihak kepolisian terhadap tindakan arogan anggotanya.

BACA JUGA :  Diduga Ada Pembiaran, Truk Overkapasitas di Takalar Lepas dari Pengawasan

“Kami kecewa atas prilaku aparat penegak hukum Polda Sulsel, yang terkesan melindungi anggotanya yang melakukan tindakan arogan terhadap masyarakat,” ujar Andrew.

Andrew juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini dan siap turun kembali ke jalan.

“Kami tidak akan mundur sebelum adanya tanggapan. Kami akan melakukan aksi Jilid 3 pada hari Senin di Pemkab Maros dan Polda Sulsel,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (14/6/2025), belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru