Mahfud MD Desak KPK Selidiki Flexing Kaesang Pangarep dengan Private Jet

Kamis, 5 September 2024 - 02:45 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Mahfud MD Desak KPK Selidiki Flexing Kaesang Pangarep dengan Private Jet

Mahfud MD (Ist)

Zonafaktualnews.com – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mendesak KPK untuk menyelidiki perilaku flexing Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersama istrinya, yang menggunakan private jet dalam perjalanan mereka ke Amerika Serikat.

“Terkait ribut-ribut perilaku hedon dan flexing Kaesang dan Erina, pernyataan Pak Alex Marwata (KPK) dan pimpinan PuKat UGM benar bahwa perilaku hedon Kaesang harus diselidiki dalam konteks gratifikasi,” tulis Mahfud MD melalui cuitannya di akun media sosial X pada Kamis (5/9/2024).

Mahfud menekankan bahwa jika kasus serupa dibiarkan hanya karena Kaesang bukan pejabat publik, dikhawatirkan akan menjadi celah bagi pejabat untuk menyalurkan gratifikasi melalui anggota keluarganya.

BACA JUGA :  Drama Hukum KPK Versus Hasto Bakal Selesai Mirip Teletubbies

“KPK dan PuKat UGM menyatakan, jika kasus seperti Kaesang dibiarkan dengan alasan dia bukan pejabat, maka nanti banyak pejabat yang bisa menyalurkan gratifikasi lewat anak dan keluarganya,” tegas Mahfud.

Di sisi lain, Kaesang Pangarep memilih bungkam ketika ditanya soal dugaan gratifikasi penggunaan private jet. Setelah mengikuti rapat di kantor DPP PSI di Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (4/9/2024), Kaesang menghindari pernyataan dari awak media.

BACA JUGA :  Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek SMPN 19 Sinjai Akan Dilaporkan ke KPK

Kaesang hanya memberikan sapaan singkat, “Halo semua selamat malam, sehat-sehat semua,” sambil bergegas menuju mobilnya, Toyota Fortuner hitam dengan plat nomor B 1566 ZZH.

Dugaan gratifikasi ini semakin panas setelah Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) dan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidilah Badrun melaporkan Kaesang ke KPK.

Juru bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto, memastikan laporan tersebut akan didalami lebih lanjut.

“Saat ini, laporan terkait gratifikasi saudara K sedang dalam proses penelaahan di Direktorat Penerimaan Layanan Pengaduan Masyarakat (PLPM),” ujar Tessa.

BACA JUGA :  Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing yang Terjaring OTT, KPK Dalami Motif

Menurut Tessa, tahap awal penyelidikan akan dimulai dengan meminta klarifikasi dan dokumen pendukung dari pelapor.

Verifikasi tersebut akan menentukan apakah kasus ini layak dilanjutkan ke tahap penyelidikan.

“Kami sedang mencari dokumen-dokumen pendukung untuk menilai apakah laporan ini layak untuk ditindaklanjuti ke tahap berikutnya,” tutup Tessa.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?

Berita Terbaru