Kepsek di Bantaeng Meninggal Dunia Dianiaya Kekasih, Pelaku DPO

Rabu, 22 Maret 2023 - 11:17 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kepsek di Bantaeng Meninggal Dunia Dianiaya Kekasih, Pelaku DPO

Foto Kenangan Kepsek (Kiri) bersama Didi (Kanan)

Zonafaktualnews.com – Kepala Sekolah (Kepsek) Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pertiwi Pullauweng, Andi Marhani (40) meninggal dunia usai dianiaya oleh kekasihnya bernama Didi

“Meninggalmi kasian Ibu Andi Marhani” tulis seorang narasumber yang berprofesi sebagai guru di Bantaeng disertai dengan ucapan foto belasungkawa ke media ini, Rabu (22/3/2023)

Diketahui, penganiayaan tersebut terjadi di rumah Didi, Jalan Bolu, Kelurahan Letta, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Minggu (19/3/2023) sekira pukul 17.30 Wita

Dari informasi yang diterima, kasus ini berawal saat korban AM yang merupakan warga BTN Thamrin Labandu, Desa Lonrong Kecamatan Eremerasa, Bantaeng, mendatangi rumah kekasihnya bernama Didi

BACA JUGA :  Mengintip Gaji Kepala Bea Cukai yang Dicopot dan Hobi Pamer Harta

Kehadiran AM di rumah Didi kata narasumber yang berprofesi sebagai guru kepada media ini merupakan buntut dari pertengakaran mereka di handphone.

“Katanya sih yang laki-laki itu sudah ada pacar barunya, ini yang memicu terjadinya cekcok sehingga AM alami pendarahan di sekitar kepala dan tulang lehernya ada yang patah” ungkapnya yang meminta namanya tak disebutkan, Selasa (21/3/2023)

Sementara itu, menurut salah satu saksi mata, Reski, saat itu korban berlari keluar dari Rumah Didi sembari berteriak meminta pertolongan

Mendengarkan teriakan tersebut Reski kemudian menyahut dan tidak lama berselang korban mendatanginya dalam keadaan kepala berdarah kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri

Kepsek TK Pertiwi Pullauweng, Andi Marhani meninggal dunia usai dianiaya kekasihnya

Melihat korban tak sadarkan diri sekira pukul 17.45 Wita, Reski bersama dengan Didi dan Kayla membawa korban menuju Klinik. Namun tak berselang lama korban pun dirujuk ke RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng

BACA JUGA :  Bujang Gak Boleh Iri, Janda di Kendari Dilamar Duda Rp 1 M

Akibat penganiayaan tersebut, korban yang berstatus janda itu belum sadarkan diri sampai sekarang dan masih dirawat intensif di Ruang (ACU) RSUD Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan

Sumber menyebutkan kekasih AM, Didi, dikatakan, usai penganiayaan tersebut sudah tak pernah lagi muncul

“Waktu masuk rumah sakit, Didi yang antar tapi tidak pernami muncul lagi sampai sekarang. Untuk kasusnya sepertinya sudah ditangani polisi tapi belum ditemukan” ungkapnya

BACA JUGA :  Dihantam Badai, Kapal LCT Batiwakkal Permai Tenggelam, 2 ABK Hilang

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Rudi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut

Ketika ditanya apakah pelaku diamankan atau tidak, dia jawab pelaku kini DPO

“Keluarga korban sudah melapor di Polsek Bantaeng. Pelaku kini DPO” tulis Rudi melalui pesan WhatsApp yang diterima media ini, Rabu 22 Maret 2023

 

Darwis | Editor : Isal

Berita Terkait

Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi