Janji Manis PT. SSI Tak Terpenuhi, Keluarga Korban Kecelakaan Merasa Tertipu

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga korban kecelakaan Simpang Sei Balai menunjukkan dokumen pengaduan kepada pihak berwenang.

Keluarga korban kecelakaan Simpang Sei Balai menunjukkan dokumen pengaduan kepada pihak berwenang.

Zonafaktualnews.com – Janji manis yang diumbar oleh PT. SSI seolah tak pernah terwujud. Keluarga korban kecelakaan di Simpang Sei Balai, Kabupaten Batubara, pada 16 Agustus 2025 lalu, merasa dikecewakan dan tertipu oleh sikap perusahaan yang dinilai abai.

Rusli dan Hazizi, korban yang kini hidup dalam kemiskinan, menyesalkan kelambanan PT. SSI dalam memberikan bantuan atau pertanggungjawaban atas kecelakaan yang menimpa mereka.

“Kami hanya berharap ada perhatian dan pertanggungjawaban. Tapi nyatanya, janji itu hanya kata-kata manis tanpa tindakan nyata,” ungkap kakak Hazizi, penuh kecewa, Rabu (5/11/2025).

Selain sikap PT. SSI, keluarga korban juga harus menghadapi ketidakprofesionalan penanganan kasus oleh kepolisian.

Tim Polres Batubara Sei Bejangkar sempat melakukan kunjungan ke kediaman keluarga pada Jumat, 31 Oktober 2025, tanpa pemberitahuan kepada kuasa hukum korban, Fajar Setya Budi.

Dalam pertemuan itu, polisi mengaku telah memanggil sopir yang terlibat, MKH, namun tidak mendapatkan respons.

BACA JUGA :  Bola Liar Kasus Pencabulan di TPA Borong, Pelaku Juga Diduga Korban Ustaz Senior

Merasa diabaikan, Fajar Setya Budi kemudian melayangkan Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada sejumlah pihak, termasuk Kapolri, Presiden RI, Kapolda Sumut, serta lembaga pengawas seperti Ombudsman dan Kompolnas, untuk mendesak proses penyidikan yang transparan dan profesional.

“Kami menuntut agar pihak berwenang memberikan perhatian serius. Keluarga korban sudah cukup lama menderita, sementara tanggung jawab PT. SSI tidak jelas,” tegas Fajar Setya Budi.

BACA JUGA :  Oknum Ustaz TPA di Makassar Diduga Sodomi Anak 9 Tahun, Keluarga Tolak Upaya Damai

Kasus ini kini menjadi sorotan karena diduga adanya maladministrasi dan kurangnya respons dari pihak-pihak terkait.

Keluarga korban berharap, dengan adanya Dumas, janji manis yang tak pernah ditepati PT. SSI dapat diubah menjadi tindakan nyata dan keadilan bagi Rusli dan Hazizi bisa terwujud.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:06 WITA

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:27 WITA

Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:55 WITA

Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:19 WITA

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WITA

Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba

Berita Terbaru