Israel Peringatkan Warga Lebanon Akan Serangan Laut

Rabu, 9 Oktober 2024 - 03:12 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Israel Peringatkan Warga Lebanon Akan Serangan Laut

IDF (Israel Defense Forces) Umumkan Serangan Laut ke Hizbullah (Ist)

Zonafaktualnews.com – Tentara Israel (IDF) mengeluarkan peringatan mendesak kepada warga Lebanon di wilayah pesisir selatan, khususnya di sekitar Sungai Awali, untuk menjauhi pantai.

Peringatan ini terkait dengan kemungkinan serangan militer Israel melalui laut yang menargetkan Hizbullah.

Juru bicara IDF, Avichai Adraee, melalui platform X, menyatakan bahwa aktivitas Hizbullah di wilayah maritim memaksa Israel untuk bertindak.

“Peringatan mendesak untuk mereka yang berada di pantai atau menggunakan perahu dari Sungai Awali ke selatan. IDF akan segera bertindak di wilayah maritim untuk melawan aktivitas Hizbullah,” tulis Adraee dikutip Rabu (9/10/2024).

IDF mendesak warga Lebanon untuk menghentikan semua aktivitas di laut dan menjauhi garis pantai demi keselamatan mereka.

BACA JUGA :  Sandera Israel Dibebaskan Ngaku Diperlakukan Baik dengan Pejuang Hamas

“Demi keselamatan Anda, mulai sekarang hindari laut dan pantai sampai pemberitahuan lebih lanjut. Pergerakan perahu di area tersebut juga menimbulkan bahaya besar,” lanjutnya.

Pada hari Senin pagi, IDF juga mengumumkan bahwa pasukan dari Divisi Galilea ke-91 telah berhasil menewaskan puluhan anggota Hizbullah, meski klaim ini belum mendapatkan respons dari pihak Hizbullah.

Sehari kemudian, pada Selasa (1/10/2024), IDF mengumumkan dimulainya serangan darat terbatas di beberapa titik perbatasan Lebanon selatan, seperti dilaporkan oleh Al Arabiya.

IDF juga telah berulang kali menyerukan evakuasi warga di wilayah yang dikuasai Hizbullah, termasuk Lebanon selatan, Bekaa, dan pinggiran selatan Beirut.

BACA JUGA :  Beda Perlakuan, Hamas Bebaskan Sandera dengan Baik, Israel Tidak

Hizbullah dengan cepat mengklaim bahwa IDF tidak berhasil memasuki desa-desa di wilayah tersebut, dengan bentrokan terjadi di Maroun Al-Ras dan Al-Adisa.

Seminggu sebelum pengumuman serangan darat, IDF meluncurkan serangan udara skala besar, termasuk serangan pada Jumat (27/9/2024) yang menewaskan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, di Distrik Dahiya, pinggiran Beirut.

Sejak 8 Oktober 2023, Hizbullah terlibat dalam pertempuran di perbatasan Lebanon selatan dan Israel utara, mendukung perlawanan Palestina, Hamas, dalam konflik yang terus berkecamuk antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Hizbullah menyatakan akan berhenti menyerang jika kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas tercapai.

BACA JUGA :  100 Hari Perang, Hamas Berhasil Lumpuhkan 1000 Kendaraan Militer Israel

Sementara itu, serangan Israel di Jalur Gaza terus berlanjut. Jumlah korban tewas di pihak Palestina mencapai lebih dari 41.870 jiwa, dengan 97.166 lainnya terluka, sejak 7 Oktober 2023 hingga Minggu (6/10/2024).

Israel juga melaporkan 1.147 korban tewas di wilayahnya selama konflik ini. Israel mengklaim bahwa 101 sandera, baik hidup maupun tewas, masih berada dalam tahanan Hamas di Gaza, setelah pertukaran sandera pada akhir November 2023.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik