Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:17 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka

Kepulan asap hitam yang membubung dari kawasan Kompleks Istana Presiden Al-Maashiq (Maasheeq Palace) di Kota Aden, Yaman, yang terletak di atas kawasan bukit berbatu. (Tangkapan layar video/Ist)

Zonafaktualnews.com – Kompleks Istana Presiden al-Maashiq di Kota Aden mendadak mencekam usai diberondong rudal kelompok Houthi.

Insiden berdarah di pusat pemerintahan Yaman yang didukung Arab Saudi tersebut menewaskan lima orang dan melukai 16 lainnya.

Menteri Informasi Yaman, Moammar al-Eryani, mengatakan sedikitnya lima rudal ditembakkan langsung menyasar kawasan istana pada Jumat (16/10/2026).

Perdana Menteri beserta jajaran pejabat tinggi dipastikan selamat, meski dua pengawal perwira tewas di lokasi kejadian.

Saksi mata melaporkan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi mengapit area kompleks istana.

BACA JUGA :  Israel Luncurkan Serangan Udara Massal ke Palestina, Yaman, Lebanon, dan Suriah

Rentetan ledakan susulan juga terdengar keras, memicu kepanikan di sekitar pusat kendali eksekutif tersebut.

Jurnalis Al Jazeera, Yousef Mawry, dari Sanaa menilai gempuran langsung ke jantung kekuasaan ini sebagai preseden buruk yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Langkah nekat Houthi diprediksi akan mengubah peta konflik secara drastis dalam waktu dekat.

“Ini merupakan indikasi bahwa eskalasi akan semakin intensif antara kedua belah pihak,” ujar Mawry.

BACA JUGA :  Houthi Ancam Serang Bandara Utama Arab Saudi

Mawry menambahkan, situasi ini meningkatkan kekhawatiran meluasnya perang saudara berskala penuh.

Eskalasi militer ini berpotensi kuat menyeret kekuatan regional lain untuk terlibat lebih dalam, di luar keterlibatan aktif Arab Saudi selama ini.

Gempuran di Aden meletus bersamaan dengan memanasnya pertempuran darat antara milisi Ansar Allah dan pasukan loyalis pemerintah di kawasan Taiz.

Pasukan pemerintah mengklaim berhasil menahan pergerakan Houthi yang mencoba menguasai Bandara Dhubab di wilayah pesisir.

BACA JUGA :  AS Bombardir Pelabuhan Minyak Yaman, Puluhan Nyawa Melayang

Sementara itu, Koalisi Pimpinan Arab Saudi menuding Houthi mendapat pasokan rudal balistik dari pihak luar kawasan.

Juru Bicara Koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mencatat intensitas serangan Houthi belakangan ini telah merenggut 17 nyawa dan melukai lebih dari 300 orang di berbagai objek vital, mulai dari bandara, kilang minyak, hingga pelabuhan.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Merinding, Langit Palangka Raya Berubah Oranye Pekat Bak Film Kiamat
Perang Kelompok Rajawali vs Kokolojia di Makassar Pecah, 1 Pemuda Tewas
Perang Kelompok di Ablam Makassar Telan Korban, Pria Cari Cucu Malah Tewas
Sengkarut Tim Pemenangan DPR RI Berujung Sidang, Istri Eks Ketua Tim Didakwa
Indonesia Terancam Digugat Malaysia, Imbas Kabut Asap Karhutla Makin Parah
Ngeri! Rongga Bara Karhutla Kalteng Menganga, Muncul Lubang Api Bawah Tanah
Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Merinding, Langit Palangka Raya Berubah Oranye Pekat Bak Film Kiamat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WITA

Perang Kelompok Rajawali vs Kokolojia di Makassar Pecah, 1 Pemuda Tewas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:47 WITA

Perang Kelompok di Ablam Makassar Telan Korban, Pria Cari Cucu Malah Tewas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:11 WITA

Sengkarut Tim Pemenangan DPR RI Berujung Sidang, Istri Eks Ketua Tim Didakwa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:27 WITA

Indonesia Terancam Digugat Malaysia, Imbas Kabut Asap Karhutla Makin Parah

Berita Terbaru