Heboh, Jokowi Dihadang Spanduk Pilih Ganjar, Warga Dibogem Aparat

Selasa, 30 Januari 2024 - 18:48 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Heboh, Jokowi Dihadang Spanduk Pilih Ganjar, Warga Dibogem Aparat

Jokowi Dihadang Spanduk Pilih Ganjar

Zonafaktualnews.com – Presiden Jokowi dihadang oleh warga dengan membentangkan sebuah spanduk.

Spanduk tersebut bertuliskan, “Selamat Datang Pak Presiden Jokowi. Kami sudah pintar, kami pilih Ganjar,”

Kejadian itu terjadi saat Jokowi melakukan kunjungan kerja di Gunungkidul, Yogyakarta, pada Selasa (30/1/2024).

Seorang warga setempat yang membentang spanduk tersebut dibogem oleh aparat keamanan berpakaian preman.

Penganiayaan itu dilakukan karena membentangkan spanduk dukungan kepada Ganjar Pranowo.

Spanduk yang dibawa warga saat Jokowi sedang berkunjung di depan Pasar Argosari Wonosari.

Aparat keamanan yang melihat spanduk tersebut langsung bergerak untuk mengamankannya.

Warga setempat ditarik paksa dan spanduknya dirampas. Warga setempat mendapat kekerasan dari aparat keamanan.

BACA JUGA :  AI LISA UGM Jadi “Tahanan” Usai Senggol Jokowi, Netizen: Robot pun Dikriminalisasi Hehe

Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang kebetulan berada di lokasi langsung naik pitam.

Endah Subekti Kuntariningsih menegur aparat keamanan yang melakukan penganiayaan tersebut.

“Saya dan seluruh jajaran pengurus DPC PDIP Gunungkidul mengutuk keras atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan,” kata Endah yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul.

Dia menilai aparat keamanan telah bertindak semena-mena terhadap rakyat yang ingin menyampaikan aspirasinya.

Menurutnya, aparat keamanan seharusnya tidak bertindak seperti itu, kecuali yang bersangkutan membahayakan presiden.

BACA JUGA :  Pecah Kongsi, Sekjen PDIP Hasto dan Jokowi Saling Ungkap Borok

“Lantas apa yang ditakutkan seorang presiden dari sebuah spanduk? Spanduk itu tidak berisi ancaman terhadap kesemalatan bangsa dan negara maupun kepada Presiden itu sendiri,” kata Endah.

Dia menilai aparat keamanan bertindak arogan. Menurutnya, aparat keamanan seharusnya tidak lupa akan akarnya, yaitu rakyat.

“Kacang ora lali lanjaran. Jangan lupa akan dari mana beliau berasal. Harapan kami ketika beliau bertemu dengan kita maka beliau ingat perjuangan 2014 dan 2019 lalu,” kata Endah.

Korban penganiayaan tersebut adalah seorang warga Gunungkidul bernama Rudi Hartono. Dia bukan kader PDIP, melainkan warga biasa yang ingin menyuarakan aspirasinya.

BACA JUGA :  Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi

Rudi Hartono mengalami luka di bagian rahang dan hidung akibat pukulan aparat keamanan.

Dia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan akan berkoordinasi dengan DPP PDIP untuk mengambil langkah lanjutan atas insiden ini.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Heboh, Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terciduk “Adu Kelamin” di Ruang Kelas
Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Gubernur Sulsel Dikuliti Netizen, Anggaran Sewa Bunga Rp1 Miliar Disoal
Heboh Link Video Kasir Indomaret 7 Menit di Medsos, Awas Jebakan Phishing
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Sabtu, 5 September 2026 - 01:34 WITA

Heboh, Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terciduk “Adu Kelamin” di Ruang Kelas

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:08 WITA

Gubernur Sulsel Dikuliti Netizen, Anggaran Sewa Bunga Rp1 Miliar Disoal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:53 WITA

Heboh Link Video Kasir Indomaret 7 Menit di Medsos, Awas Jebakan Phishing

Berita Terbaru