Eggi Sudjana “Ngamuk” ke Jokowi

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:22 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Eggi Sudjana “Ngamuk” ke Jokowi

Eggi Sudjana (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, mengecam aksi pembakaran Al quran dari politikus sayap kanan Swedia, Rasmus Paludan.

Sementara dari pemerintah Indonesia khususnya dari mulut Presiden Jokowi dinilai sama sekali tidak ada dan hal inilah membuat pengacara senior Eggi Sudjana “ngamuk”

Eggi Sudjana melontarkan kritik keras kepada Jokowi atas peristiwa pembakaran kitab suci Al quran yang dilakukan Rasmus Paludan

Dia mengatakan Jokowi dan jajarannya patut diduga tak punya iman lantaran hanya diam saja atas insiden yang melukai umat islam itu.

“Kalau hatinya tidak terbakar atas dibakarnya Alquran kita tidak menuduh, tetapi patut menduga, curiga, kalau mereka tak punya iman,” kata Eggi Sudjana, Kamis (2/2/2023)

BACA JUGA :  Rocky Gerung Soal Aksi Pemakzulan Jokowi : Mahasiswa Tak Terima Politik Dinasti

Sebagai kepala negara di negara yang mayoritasnya adalah masyarakat Islam, Jokowi kata Eggi tak layak berdiam diri atas aksi brutal Paludan.

Dia seharusnya menyatakan sikap secara terbuka dan mengutuk keras aksi penodaan agama itu.

Jokowi lanjut Eggi segarusnya mendesak duta besar Swedia agar meminta pemerintah setempat untuk menghukum berat pelaku pembakaran Alquran itu.

“Jokowi yang punya otoritas, buatlah statemen, kutuk keras dan kepada Kedubes Swedia minta agar pelaku dihukum. Kalau Swedia mengabaikan, putuskan hubungan diplomatik dengan Swedia,” tegasnya.

“Seharusnya Presiden sebagai pemimpin negara dengan penduduk mayoritas Islam, telah bertindak atas nama rakyat Indonesia yang Muslim, karena dia juga kan Muslim” ucapnya

“Seharusnya Presiden berpidato, bahkan kalau perlu datangi PBB, dan menyatakan protes keras serta meminta agar pelaku dihukum berat karena telah menistakan agama dan melukai hati orang beriman di seluruh dunia,” tambahnya

BACA JUGA :  Jokowi Rajin Bagi-bagi Bansos hingga Naikkan Gaji PNS-PPPK, Netizen : Modus!

Surat kabar Swedia Aftonbladet bahkan mengabarkan kalau Paludan berjanji akan terus menggelar aksi bakar Al Qur’an setiap Jumat hingga Swedia bisa masuk anggota Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO)

Aksi penistaan agama Islam ini dilakukan Paludan sebagai bentuk protes terhadap Turki, negara mayoritas Muslim, yang terus menghalangi Swedia untuk masuk NATO

BACA JUGA :  Anggaran IKN Disetop, Jokowi: Jangan Tarik-tarik Saya

Karena Turki, anggota NATO sejak 1952, ogah menerima Swedia dan Finlandia masuk aliansi pertahanan itu dengan alasan kedua negara itu masih mendukung organisasi yang dianggap Ankara sebagai kelompok teroris.

Sebelum membakar Alquran di depan sebuah masjid dan kedutaan besar Turki di Copenhagen, Denmark, Jumat (27/1/2023), Paludan membakar Al Qur’an di depan ke dubes Turki di Stockholm, Swedia.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol
Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup