Durasi Pemadaman Bergilir Naik, Emak-emak di Makassar Caci Maki PLN

Kamis, 23 November 2023 - 18:18 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Durasi Pemadaman Bergilir Naik, Emak-emak di Makassar Caci Maki PLN

Durasi Pemadaman Bergilir Naik, Emak-emak di Makassar Caci Maki PLN (Foto Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Durasi pemadaman listrik bergilir di Kota Makassar naik menjadi 6 sampai 7 jam.

Padahal diketahui pemadaman listrik yang berdurasi 3 jam saja sudah membuat banyak masyarakat tersiksa.

Tak heran, bila sejumlah emak-emak di Kecamatan Manggala melaknat PLN  Sulselrabar.

“Semakin parah ini PLN, 3 jam saja kami sudah tersiksa apalagi naik menjadi 6 -7 jam seperti ini,” ujar salah satu IRT di Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Makassar, Kamis (23/11/2023).

Nur yang merupakan IRT mengaku sangat kecewa terhadap PLN, pemadaman ini membuat sejumlah anak-anaknya tak bisa tidur.

BACA JUGA :  Tragis! Ustaz Jabal Nur Dikeroyok dan Disekap oleh Sekelompok OTK di Makassar

“A…Sensor, PLN. Kalau matikan siang saja, jangan malam-malam seperti ini, apalagi durasinya sangat lama, anak-anak saya tak bisa tidur mereka sekolah pagi-pagi semuanya,” protesnya.

Tak hanya Nur, emak-kemak lainnya seperti Karmila warga Kelurahan Borong juga ikut mencaci maki PLN.

“Ini operatornya PLN tidak ada hatinya, kejam sekali kasih mati lampu sampai begitu lamanya,” protes Karmila.

Begitu pun juga dengan Anti, dia meminta PLN Sulselrabar agar mengatur manajemen pemadaman listrik.

“Kalau bisa jangan malam-malam apalagi sampai jam 2 malam baru menyala, kasihan anak-anak tak bisa tidur. Lagian ini mengapa durasinya bertambah, kayak penjajahan saja ini,” ujar Anti dengan nada marah.

BACA JUGA :  Brutal! Oknum Polisi di Makassar Diduga Tampar Emak-emak hingga Berdarah

Warga bernama Sri juga ikut menyayangkan, dia berharap PLN jangan mematikan listrik di malam hari.

“Saran saya matikan siang saja kasih serentak, karena pemakaian siang itu lebih banyak ketimbang malam apalagi sampai tengah malam baru menyala,” ungkapnya.

Sementara itu, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif yang dikonfirmasi media ini memohon maaf.

BACA JUGA :  Nasabah di Makassar Diduga Ditipu Syarif Mitra Pembiayaan Moladin

“Mohon maaf sebesar-besarnya pak, dikarenakan kondisi kelistrikan PLN Sulselrabar saat ini, sehingga perlu dilakukan penyesuaian jadwal manajemen beban,” kata Ahmad melalui by WhatsApp

Ditanyai soal durasi pemadaman listrik yang bertambah, kata Ahmad ada penyesuaian manajemen beban.

“Mohon maaf bu, untuk saat ini ada beberapa lokasi yang mengalami penyesuaian manajemen beban,” pungkasnya mengakhiri.

 

 

(Isal)

Berita Terkait

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG
Tak Terima Diserang Hoaks di Medsos, Istri Aiptu Darius Bakal Polisikan Mantan
Pendekar Hukum Indonesia Desak Wali Kota Makassar Evaluasi Total Kadisdik
Tepis Fitnah Keji, Eks Paur Propam Makassar Sebut Mantan Istri Playing Victim
Laskar Indonesia Kuliti Borok Revitalisasi Sekolah di Parepare, Diduga Digarap Kontraktor

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:53 WITA

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman

Senin, 28 September 2026 - 02:24 WITA

Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan

Sabtu, 26 September 2026 - 18:32 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Rabu, 23 September 2026 - 14:28 WITA

BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG

Minggu, 20 September 2026 - 20:21 WITA

Tak Terima Diserang Hoaks di Medsos, Istri Aiptu Darius Bakal Polisikan Mantan

Berita Terbaru