Drama Hukum KPK Versus Hasto Bakal Selesai Mirip Teletubbies

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Hukum dan Politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis

Pengamat Hukum dan Politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis

Namun ternyata panggilan KPK terhadap Wahyu Setiawan, justru berbalas dari Hasto Sekjen Partai PDIP dengan mengeluarkan statemen: “Apakah dengan memindahkan Ibu Kota, Kita menjadi hebat? Dan Hasto menilai cara pemerintahan Jokowi yang terlalu fokus menarik investor agar mau menanamkan modal tak lebih sama yang dilakukan Belanda dulu.

Tentunya ini adalah bentuk hujatan kepada projek IKN karya impian Jokowi, (Karya diluar janji kampanyenya pada pilpres 2014). Dan penyataan hujatan Hasto membuat guncangan keras kepada projek program IKN, dan pernyataan hujatan Hasto kepada IKN dianggap oleh Jokowi tentunya kuat dugaan atas dasar persetujuan Megawati, selaku Ketum Partai. Maka panggilan KPK terhadap Wahyu Setiawan, terkait Masiku (dan Hasto), nyatanya keduanya Sekjen dan Ketum, tidak menampakan rasa takut.

BACA JUGA :  KPK Jejaki Aliran Dana Korupsi Proyek Rel Kereta Api di Sulsel

Mungkin bisa jadi, selain Hasto merasa gak ada hubungannya dengan pemanggilan KPK terhadap Wahyu juga, saat itu pemanggilan Wahyu oleh KPK pada bulan Desember 2023, masih ada cita PDIP. dengan bayang-bayang kemenangan Pilpres kelak di bulan Februari 2024 melalui jagoannya, pasangan pilpres 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Februari 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah KPK memiliki kejelasan hasil pilpres 2024 yang dianggap banyak publik sebagai “sampah rekapitulasi dari sirekap bodong KPU.”

Lalu nampak ada gelagat kuat perlawanan dari Hasto dan Mega oleh KPK. Namun oleh sebab putusan MK pada sengketa Pemilu Pilpres/ SHPU 2024 menyatakan Pasangan Pilpres Nomor 02 Prabowo-Gibran hasil rekapitulasi termohon KPU adalah sah serta putusan final and binding.

BACA JUGA :  Jokowi Permainkan Hukum, BEM Unibraw Siap Bergerak Reformasi Jilid II

Maka KPK. tambah bernyali, hasil cawe-cawe Jokowi kepada 02 berhasil menangkan pilpres 2024. Hasto pun dipanggil kembali oleh KPK. Pada Senin, 10 Juni 2024 termasuk menahan HP. milik Hasto yang sedang berada ditangan ajudannya, tanpa indahkan HAM dan UU. Perlindungan Data Pribadi, disita KPK.

Kemudian KPK. Kemarin, Selasa, 11 Juni 2024 mengancam “(kepada Mega via Hasto)” KPK akan menangkap Harun Masiku, dalam waktu satu minggu.”

BACA JUGA :  Rocky Gerung Sebut Kasus Hasto Adalah Cara Jokowi Balas Dendam ke Megawati

Oleh karenanya, dengan statemen ancaman KPK jika dikomper lalu dihubungkan dengan perspektif tanggung jawab dan kewenangan KPK. Maka logika hukumnya adalah, bahwa, KPK gak perlu gambar-gembor mengancam siapa pun, karena menangkap tersangka/TSK koruptor, memang tupoksi KPK. KPK harus presisi, tiba-tiba dan diam-diam menangkap TSK.

Malah, indikator statemen ancaman dari KPK ini, justru menunjukan KPK sengaja mempublish di media bakal ada penangkapan Masiku oleh mereka dalam waktu ditentukan seminggu, maka perspektif logikanya, jika  “dalam kondisi normal,” tentu hal yang high risk, karena Masiku pelaku delik akan pindah lokasi, melarikan diri ?

Berita Terkait

Menguji Wajah Penegakan Hukum dalam Kasus Pejabat Publik
Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik
Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi
Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang
Jangan Sembunyi di Balik Aturan, Luwu Raya Daerah Kaya yang “Dimisikinkan”
Membongkar Tipu Muslihat APK Scam Berkedok Drama China
Ramalan Shio dan Zodiak 2026: Tahun Kuda Api, Ini yang Paling Hoki dan Perlu Waspada

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WITA

Menguji Wajah Penegakan Hukum dalam Kasus Pejabat Publik

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:47 WITA

Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:40 WITA

Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5

Senin, 27 April 2026 - 17:49 WITA

Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:29 WITA

Belajar Syukur dari Negeri yang Terluka Perang

Berita Terbaru