DPR Warning Erick Tak Gunakan PSSI Sebagai Alat Politik

Senin, 20 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir (Foto Instagram Erick)

Erick Thohir (Foto Instagram Erick)

Zonafaktualnews.com – Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengingatkan Menteri BUMN Erick Thohir terkait posisi terbarunya

Dia meminta agar Ketua Umum PSSI baru, Erick Thohir tidak menggunakan posisinya sebagai alat untuk berpolitik dalam kontestasi Pemilu 2024

Huda menyeru dan juga memberikan imbauan moral kepada Erick Thohir.

“Saya berharap sekali PSSI jangan terjebak jangka pendek, terutama pada konteks kepentingan politik jangka pendek,” kata Huda kepada Wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/2/2023)

Jika sampai terjadi demikian, kata Huda maka harga yang akan dibayar akan terlalu mahal.

Terlebih, kata Huda, masyarakat sudah menunggu lama adanya perubahan di dunia sepakbola dalam negeri.

BACA JUGA :  Refly Harun Minta MK Harus Berani Memutus Rantai Kecurangan Pilpres

Huda mengatakan, tolak ukur untuk menilai apakah Erick terjebak dalam menggunakan posisinya sebagai Ketum PSSI bisa dilihat dari kebijakan yang nanti akan dikeluarkannya.

“Kita lihat ke depan apakah langkah-langkahnya masih seperti dulu, seperti pendahulu mas Erick Thohir, atau ada lompatan-lompatan atau terobosan-terobosan baru. Kita lihat nanti,” katanya

Diketahui, Erick terpilih secara sah menjadi Ketum PSSI usai memenangkan suara terbanyak dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada Kamis (16/2/2023) lalu.

BACA JUGA :  FIFA Beri "Kartu Kuning" untuk Indonesia

Erick mendapatkan 64 suara, unggul dari pesaingnya, La Nyalla Mattalitti yang memperoleh 22 suara, serta dua nama lainnya yaitu Doni Setiabudi dan Arif Putra Wicaksono yang tidak mendapatkan satu suara pun.

Editor : Isal

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru