Diduga Dikeroyok Senior, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel

Senin, 23 Februari 2026 - 01:32 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Diduga Dikeroyok Senior, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel

Ilustrasi pengeroyokan

Zonafaktualnews.com – Kematian anggota Polri berpangkat Bripda berinisial DP menyisakan tanda tanya.

Polisi muda tersebut mengembuskan napas terakhir setelah sempat dilarikan ke rumah sakit dari Asrama Polisi (Aspol) yang berada di kompleks Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula usai waktu subuh. Korban dilaporkan mengeluhkan kondisi kesehatannya setelah sahur.

Awalnya, ia disebut jatuh sakit di lingkungan asrama dan kemudian dilarikan ke RSUD Daya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap 5 Pelaku Pengeroyokan di Jalan Haji Kalla, 3 DPO

Kecurigaan muncul saat keluarga melihat kondisi jenazah. Terdapat memar di tubuh korban serta darah di bagian mulut.

Merasa ada kejanggalan, pihak keluarga meminta agar dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Jenazah kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara Makassar guna menjalani visum lanjutan.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi, mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah terdapat unsur pengeroyokan atau tidak. Meski begitu, pemeriksaan internal sudah berjalan.

“Kita belum bisa pastikan, korban pengeroyokan atau bukan, yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang termasuk rekan atau lichtingnya dan seniornya DP. Mungkin bertambah lagi nanti (diperiksa),” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

BACA JUGA :  Lapor Jenderal, Tambang Siluman Merajalela di Gowa, Jangan Diam

Zulham menegaskan, pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan profesional. Jika ditemukan indikasi kekerasan, pihaknya berjanji akan menindak sesuai aturan yang berlaku.

“Silakan diperiksa dengan benar, jangan ada yang ditutup-tutupi. Kalau memang ada kekerasan, akan kita proses sesuai ketentuan,” tegasnya.

Saat ini Bidang Propam masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Selain visum luar, juga akan dilakukan visum dalam atau autopsi apabila keluarga memberikan persetujuan.

BACA JUGA :  9 Tahun Beraksi di Bulukumba dan Bantaeng, DPO Curanmor Akhirnya Dibekuk Polisi

Diketahui, ayah korban merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Pinrang.

Keluarga masih menunggu proses pemeriksaan medis selesai sebelum jenazah dipulangkan ke kampung halaman di Kabupaten Pinrang untuk dimakamkan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana