Diduga Dikeroyok Senior, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengeroyokan

Ilustrasi pengeroyokan

Zonafaktualnews.com – Kematian anggota Polri berpangkat Bripda berinisial DP menyisakan tanda tanya.

Polisi muda tersebut mengembuskan napas terakhir setelah sempat dilarikan ke rumah sakit dari Asrama Polisi (Aspol) yang berada di kompleks Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula usai waktu subuh. Korban dilaporkan mengeluhkan kondisi kesehatannya setelah sahur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, ia disebut jatuh sakit di lingkungan asrama dan kemudian dilarikan ke RSUD Daya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong.

BACA JUGA :  Oknum PPA Makassar Diduga Lobi Kasus Pencabulan, Pelaku Guru Ngaji Jadi Tahanan Luar? Kanit Bungkam!

Kecurigaan muncul saat keluarga melihat kondisi jenazah. Terdapat memar di tubuh korban serta darah di bagian mulut.

Merasa ada kejanggalan, pihak keluarga meminta agar dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Jenazah kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara Makassar guna menjalani visum lanjutan.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi, mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah terdapat unsur pengeroyokan atau tidak. Meski begitu, pemeriksaan internal sudah berjalan.

BACA JUGA :  Barang Bukti Lengkap, Polda Sulsel Lamban Tangani Rokok Ilegal, Why?

“Kita belum bisa pastikan, korban pengeroyokan atau bukan, yang pasti kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang termasuk rekan atau lichtingnya dan seniornya DP. Mungkin bertambah lagi nanti (diperiksa),” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Zulham menegaskan, pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan profesional. Jika ditemukan indikasi kekerasan, pihaknya berjanji akan menindak sesuai aturan yang berlaku.

“Silakan diperiksa dengan benar, jangan ada yang ditutup-tutupi. Kalau memang ada kekerasan, akan kita proses sesuai ketentuan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tebar Fitnah, Tolak Klarifikasi, 3 Media di Gowa Dilaporkan Termasuk Ketum Labraki

Saat ini Bidang Propam masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Selain visum luar, juga akan dilakukan visum dalam atau autopsi apabila keluarga memberikan persetujuan.

Diketahui, ayah korban merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Pinrang.

Keluarga masih menunggu proses pemeriksaan medis selesai sebelum jenazah dipulangkan ke kampung halaman di Kabupaten Pinrang untuk dimakamkan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang
Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek
Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi
Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?
Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi
Pecandu Sabu dan Video Syur Jadi Alasan Buruh di Makassar Perkosa Siswi SD
Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:44 WITA

Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:39 WITA

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:33 WITA

Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:46 WITA

Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:31 WITA

Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

Berita Terbaru