Diduga Biang Kerok Video JK, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:56 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Diduga Biang Kerok Video JK, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu (Foto kolase)

Zonafaktualnews.com – Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghasutan serta penyebaran informasi bohong yang dikaitkan dengan potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di UGM.

Keduanya disebut sebagai pihak yang diduga menjadi biang kerok munculnya kegaduhan usai video tersebut beredar di media sosial.

Laporan itu diajukan Persatuan Pemuda Mahasiswa Timur Raya pada Senin (4/5/2026).

Perwakilan pelapor, Rivai Sabon Mehen, menuding Ade Armando dan Abu Janda mengunggah potongan video ceramah JK melalui podcast di Cokro TV dengan narasi yang dinilai memicu polemik di ruang publik.

BACA JUGA :  Artis Angela Lee Dibekuk Polisi Terkait Kasus Penipuan dan Penggelapan

“Sebagai warga negara, saya dan kuasa hukum saya bersama kawan-kawan dari Persatuan Pemuda Mahasiswa Timur Raya datang ke Polda Metro untuk membuat laporan polisi kepada Ade Armando dan Abu Janda terkait dengan unggahan video dan podcast mereka di Cokro TV,” kata Rivai.

Menurut Rivai, konten yang diunggah keduanya bersifat provokatif dan dinilai mendiskreditkan Jusuf Kalla.

Rivai menyebut video yang beredar tidak menampilkan pidato JK secara utuh sehingga menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.

“Pernyataan mereka berdua ini sangat meresahkan warga masyarakat dan kami menganggap bahwa pernyataan beliau adalah pernyataan yang sangat provokatif dan kemudian sangat mendiskreditkan Pak Jusuf Kalla,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ade Armando Sebut PDIP Sombong dan Potensi Kekalahan Ganjar

Rivai juga menilai potongan video tersebut menjadi biang kerok kegaduhan yang berkembang di media sosial maupun ruang publik.

“Pidato utuh Pak Jusuf Kalla itu tidak diunggah. Tetapi kemudian mereka mengambil sepenggal video itu untuk melakukan provokasi ke ruang publik yang hari ini sangat membuat kegaduhan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Aliansi Profesi Advokat Maluku juga telah melaporkan Ade Armando dan Abu Janda terkait unggahan video ceramah JK di UGM.

Laporan tersebut masuk ke Polda Metro Jaya pada Senin (20/4/2026) dan tercatat dengan nomor LP/B/2767/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

BACA JUGA :  Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim

Pelapor yang diwakili advokat Paman Nurlette menilai video ceramah JK yang diunggah telah dipotong-potong dan disertai narasi yang dianggap menggiring opini publik.

“Perlu kami tegaskan dengan potongan video ceramah Pak JK yang diposting kemudian disertai dengan narasi penghasutan, provokasi, manipulatif, provokatif, dan konfrontatif, itu membentuk persepsi negatif masyarakat di ruang interaksi sosial,” ujar Nurlette di Polda Metro Jaya, Senin (20/4/2026).

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Motor Emak Diembat Buat Biayai Pacar, Wanita Bucin di Bone Dicokok Polisi
Jambret Sial, Niat Rampas HP Malah Tumbang Ditendang Wanita Silat di Mamuju
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker
Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu