Demokrat Memanas Lawan PK Moeldoko Lewat Aksi Cap Jempol Darah

Sabtu, 17 Juni 2023 - 09:52 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Demokrat Memanas Lawan PK Moeldoko Lewat Aksi Cap Jempol Darah

Ratusan kader Partai Demokrat menggelar aksi solidaritas cap jempol darah/Net

Zonafaktualnews.com – Moeldoko tengah berambisi mengambil alih kepemimpinan Demokrat melalui PK yang diajukan ke MA

Pasalnya, saat ini Demokrat merupakan partai politik (parpol) yang mengambil posisi sebagai oposisi pemerintah.

Di sisi lain, MA belum memutuskan hakim yang dipilih untuk mempersidangkan Peninjauan Kembali (PK) tersebut.

Menghadapi PK tersebut, Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan sikap untuk melawan

Ratusan kader Partai Demokrat menggelar aksi solidaritas cap jempol darah di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat lalu.

Dalam aksinya, mereka juga membawa spanduk dan poster bertuliskan “Lawan KSP Moeldoko Bapak Begal Partai!”

Aksi itu digelar sebagai bentuk dukungan kepada AHY dan juga perlawanan upaya PK MA yang diajukan KSP Moeldoko.

BACA JUGA :  Bengkel Pembuat Knalpot Brong di Makassar Digeledah Polisi

Aksi cap darah para simpatisan dan kader Demokrat ini bakal terus dilakukan hingga jelang putusan PK kubu Moeldoko.

Kepala BPJK DPP Demokrat Umar Arsal mengatakan pihaknya akan melaksanakan aksi cap darah setiap minggu.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk keresahan para kader dan simpatisan.

Umar menuturkan aksi cap darah ini hanya diikuti oleh para kader dan simpatisan di wilayah Jakarta.

Nantinya aksi tersebut bakal disusul pula oleh para kader yang berada di luar Jakarta.

BACA JUGA :  2 Musala di Pos Polisi Makassar Jadi Sasaran Penyerangan Oknum

“Insya Allah (diikuti) dari daerah juga. Tiap minggu akan seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono merasa geram dan terganggu dengan langkah Moeldoko yang terus merongrong Demokrat.

Anak bungsu SBY ini menegaskan, Partai Demokrat yang dipimpin kakaknya, AHY, telah dinyatakan sah dan konstitusional.

Hal itu tersirat jelas dari Putusan PK yang diajukan Jhony Allen Marbun.

Dalam putusan itu, MA menyatakan pemecatan Jhony sebagai kader Demokrat oleh AHY sah di mata hukum.

Dengan demikian, bergabungnya Jhony dengan Moeldoko yang diangkat sebagai Ketum Demokrat versi Kongres Luar Biasa Deli Serdang, harus dinyatakan tidak sah.

BACA JUGA :  Dua Jemaah Haji Asal Sulsel Meninggal Dunia Usai Wukuf di Arafah

Ia pun berharap putusan itu jadi batu pijakan hakim untuk memutus PK yang diajukan Moeldoko.

“Kita juga mengingatkan kepada para hakim yang masih memiliki hati nurani, pemikiran yang cerdas dan ke dalam batin,

Yang bisa mengukur benar dan salah, antara yang tepat dan tidak tepat dan tidak terintervensi pihak manapun” pungkasnya

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Kanit dan Penyidik “Dibuang” ke Polsek Usai Tangkap Politisi Gerindra Nyabu
Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol