Dalang Teror Rumah Kades di Luwu Terungkap, Kepala Dusun Otaki Aksi Bom Molotov

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi rumah kepala desa di Kabupaten Luwu yang menjadi sasaran pelemparan bom molotov.

Foto ilustrasi rumah kepala desa di Kabupaten Luwu yang menjadi sasaran pelemparan bom molotov.

Zonafaktualnews.com – Kepolisian Resor (Polres) Luwu mengungkap aktor utama di balik aksi teror pelemparan bom molotov ke rumah Kepala Desa Padang Kalua, Umi, di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dari hasil penyelidikan, aksi anarkis tersebut diketahui digerakkan oleh seorang kepala dusun berinisial IR.

Sebanyak enam orang terduga pelaku telah diamankan aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelaku masing-masing berinisial IR (41), MA (18), MR (17), MF (15), AF (19), dan AS (15).

Seluruhnya ditangkap di Dusun Campae, Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, pada Sabtu malam (31/1/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

BACA JUGA :  Toko Emas Logam Mulia di Makassar Dilempar Molotov, Polisi Amankan Pelaku

Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus Rimpung, mengatakan dari hasil pemeriksaan awal, IR mengakui perannya sebagai penggerak utama dalam penyerangan tersebut.

Yakobus memimpin langsung rombongan menuju Desa Padang Kalua bersama sejumlah pemuda.

“Rombongan bergerak sambil berteriak, menyalakan petasan, dan sebagian membawa senjata tajam seperti busur serta parang,” ungkap Yakobus kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).

Dalam aksi tersebut, pelaku berinisial MA diketahui membawa bom molotov yang kemudian dilempar ke rumah kepala desa.

BACA JUGA :  Sakit Hati Diputuskan, Pria di Makassar Sebar VCS dan Peras Mantan Kekasih

Selain molotov, sejumlah pelaku lainnya berperan melempar batu ke arah bangunan rumah.

Menurut kepolisian, penyerangan itu dipicu motif balas dendam. Para pelaku merasa tersulut emosi setelah mengetahui rekan mereka menjadi korban pembusuran dalam peristiwa tawuran sebelumnya.

Meski sempat berupaya memancing pemuda Desa Padang Kalua untuk bentrok, ajakan tersebut tidak mendapat respons.

“Karena tidak ada perlawanan, sasaran akhirnya dialihkan ke rumah kepala desa,” jelas Yakobus.

Aksi teror itu terjadi pada Sabtu dini hari (31/1/2026) sekitar pukul 03.30 Wita.

Akibat serangan tersebut, kaca jendela rumah kades pecah dan bagian teras sempat terbakar akibat lemparan bom molotov.

BACA JUGA :  Tak Hanya DPRD Kota, Massa Juga Bakar Gedung DPRD Provinsi dan Kejati Sulsel

Umi, selaku pemilik rumah, mengatakan api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh warga sekitar sehingga tidak menimbulkan kebakaran yang lebih luas.

“Depan rumah sempat terbakar, tapi cepat dimatikan oleh anak-anak tetangga,” ujarnya.

Polisi menegaskan motif utama penyerangan adalah aksi balas dendam, terlebih para pelaku telah mengetahui sebelumnya bahwa terduga pelaku pembusuran rekan mereka telah diamankan aparat kepolisian.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Prabowo Sebut Warga Desa Tak Terdampak Dolar Saat Rupiah Melemah
Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik
Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5
Kronologi Penemuan Mahasiswi Asal Torut Tewas di Kamar Kos Tidung Makassar
Prahara “Si Paling Artikulasi”, Juri LCC MPR RI Dihujat Usai Begal Nilai Siswa

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:18 WITA

Prabowo Sebut Warga Desa Tak Terdampak Dolar Saat Rupiah Melemah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:47 WITA

Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik

Berita Terbaru