Bocah SD di Makassar Tewas Usai Diduga Dikeroyok, Ada Bekas Luka Rokok

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – meninggal dunia

Foto ilustrasi – meninggal dunia

Zonafaktualnews.com – Kematian tragis seorang bocah kelas VI SDN Maccini Sawah Satu, Muhammad Raja Afnan, menggemparkan warga Kota Makassar.

Bocah berusia 12 tahun itu meninggal dunia pada Jumat (30/5/2025) setelah mendapatkan perawatan selama lima hari di tiga rumah sakit berbeda.

Dugaan kuat menyebutkan kematiannya akibat pengeroyokan oleh teman-teman sebayanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan bibi korban, Desma, sebelum meninggal Afnan sempat menceritakan bahwa dirinya dipukul oleh tiga orang teman, terdiri dari dua murid SD dan satu siswa SMP.

BACA JUGA :  Remaja di Makassar Tewas Ditembak, Sosok Iptu N Terungkap di Balik Tragedi Toddopuli

Meski begitu, korban enggan menyebut nama pelaku.

“Saya tanya siapa yang pukul, dia bilang teman. Saya tanya berapa orang, dia tunjuk tiga jari,” ujar Desma.

Penganiayaan tersebut terjadi di sekitar lingkungan sekolah, tepatnya saat korban pulang usai mengikuti ujian akhir pekan lalu.

Luka-luka parah ditemukan di tubuh korban, termasuk lebam di dada dan bekas sulutan rokok yang terlihat jelas di bagian punggung.

BACA JUGA :  Ironis, Kasus Wawan Ngebut di Polrestabes, Budiman S Mandek di Polda Sulsel

“Selain luka-luka akibat pukulan, ada bekas sulutan rokok di belakang tubuhnya. Ini sangat menyakitkan hati kami,” ungkap Desma dengan suara lirih.

Setelah perawatan di Rumah Sakit Pelamonia dan Rumah Sakit Sitti Fatimah, kondisi Afnan terus memburuk hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Islam Faisal, tempat di mana ia meninggal dunia pada Jumat malam.

Keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar dengan dugaan penganiayaan yang berujung pada kematian.

BACA JUGA :  Oknum Guru Ngaji Jadi Tersangka dan Ditahan, Aktivitas di TPA Babussalam Borong Ditutup

Polisi juga menerima sejumlah barang bukti, termasuk pakaian sekolah korban yang robek diduga akibat pengeroyokan.

Untuk memastikan penyebab kematian, jasad Afnan telah dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk dilakukan autopsi.

Keluarga sangat berharap pihak berwajib dapat segera menuntaskan kasus ini agar pelaku dapat diproses hukum dan tragedi serupa tidak terulang kembali.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kejagung Seret Tersangka Baru, Bos Vendor Motor Listrik MBG Tersandung Korupsi
SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola
GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”
Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?
Isi Chat Sony Sanjaya Terbongkar, Kejagung Kantongi 26 Tokoh di Balik Jatah SPPG
SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:09 WITA

Kejagung Seret Tersangka Baru, Bos Vendor Motor Listrik MBG Tersandung Korupsi

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WITA

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:42 WITA

Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”

Berita Terbaru