Biaya Hapus Dosa di Ponpes Al Kafiyah Rp 30 Juta, Bisa Bobo Bareng Santriwati

Jumat, 30 Juni 2023 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Video Wanita Bercadar Jadi Imam Shalat Laki-laki

Tangkapan Layar Video Wanita Bercadar Jadi Imam Shalat Laki-laki

Zonafaktualnews.com – Terkuak kabar Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kafiyah bisa menghapus dosa-dosa.

Dikatakan dalam biaya menghapus dosa cukup membayar Rp 30 juta dan bisa tidur bersama santriwati.

Hal itu terungkap melalui dari akun YouTube Gubez Mamaz Karyo yang sekaligus sebagai pembawa acara tersebut yang dilihat media ini pada Jumat (30/6/2023)

“Boleh berbuat dosa dan semua dosa bisa dihapuskan.Untuk menghapus dosa bayar mahar juga,” tanya pembawa acara di Kanal YouTube Gubez Mamaz Karyo.

Sementara untuk mahar dikatakan bahwa orang yang ingin menebus dosa adalah Rp30 juta yang sudah termasuk dalam pengajian di Ponpes Al Kafiyah.

Selain itu, jika sudah bergabung dengan pengajian Al Kafiyah maka diperbolehkan untuk satu kamar dengan santriwati.

Tangkapan Layar Video, Santriwati Ponpes Al Kafiyah

Diberitakan sebelumnya, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kafiyah hebohkan jagat maya. Pasalnya, seorang wanita bercadar menjadi imam para laki-laki

Berdasarkan unggahan video akun Instagram @ndorobei.official, yang dilihat pada Jumat (30/6/2023) wanita bercadar dengan pakaian berwarna hijau menjadi imam shalat.

BACA JUGA :  Kasus Johnny G Plate Strategi Umpan Balik, Surya Paloh Jebak Jokowi

Tampak, di belakang perempuan tersebut justru terdapat tiga orang pria yang menjadi makmum shalat

Sedangkan, di bagian sampingnya terdapat tiga wanita lain yang mengenakan mukena juga cadar yang terlihat memperhatikan kegiatan shalat itu.

Tak hanya itu, terdapat lilin menyala di hadapan wanita bercadar yang menjadi imam tersebut. Sehingga diduga, yang dilakukan mereka adalah ritual, bukan sembahyang.

Pada bagian tembok belakang orang yang sedang shalat itu terdapat spanduk bertuliskan, “Ponpes Al Kafiyah. Pimpinan Guru Besar Ustadzah Umariyah”

Keanehan lainnya dari Ponpes Al Kafiyah itu yakni adanya kegiatan menunaikan shalat dilakukan di depan rumah berwarna kuning tanpa sajadah.

Hal lain yang membuat netizen geram adalah gerakan shalat yang berbeda dari gerakan shalat pada umumnya.

Netizen juga dibuat menganga lantaran dalam spanduk tersebut tertulis bahwa Ponpes Al Kafiyah bisa menghapuskan dosa-dosa.

BACA JUGA :  Bujang Gak Boleh Iri, Janda di Kendari Dilamar Duda Rp 1 M

Dalam informasi di spanduk juga dituliskan menerima pengobatan medis, menerima santri baru, mengajarkan semua ilmu.

Dalam video lainnya, ada fakta mengejutkan lagi yang di ungkapkan salah satu santri Ponpes Al Kafiyah. Santri tersebut mengaku Shalat Isya 100 rakaat untuk stok satu minggu.

Dalam video yang beredar, belum jelas di mana lokasi Ponpes tersebut. Apakah video yang diunggah merupakan kejadian asli atau hanya rekayasan belaka demi sebuah konten.

Namun berdasarkan berbagi informasi yang diterima, lokasi Ponpes Al Kafiyah tersebut berada satu lokasi dengan Padepokan Sendang Sejagat

Tepatnya, berada di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Tangkapan Layar Video, Wanita Bercadar Jadi Imam Shalat Laki-laki di Ponpes Al Kafiyah

Kendati demikian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya buka suara.

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas mengatakan bahwa setiap umat Islam harus mengikuti tuntunan Al-Qur’an dan As-sunah saat beribadah.

BACA JUGA :  Sessajaki, Usai Dikuliti Media, Oknum Guru Inpres Toddopuli 'Cuci' Wali Siswa

Jika tidak mengikuti tuntutan tersebut, maka hukumnya haram kecuali kalau ada dalil yang membolehkannya.

Anwar menjelaskan, sepanjang hidupnya Nabi Muhammad SAW selalu menjadi imam kalau salat bersama jamaah laki-laki maupun perempuan.

Jika tidak bisa, maka Nabi Muhammad SAW pasti akan meminta Abu Bakar menjadi imam.

“Kalau kita lihat sejarah maka kita akan tahu bahwa Nabi Muhammad SAW dan sahabat serta generasi setelah sahabat belum pernah ada menunjuk perempuan menjadi imam bagi jamaah laki-laki,” tuturnya.

Maka dari itu, Anwar pun menilai jika ada perempuan yang ditunjuk untuk menjadi imam bagi jamaah laki-laki itu merupakan tindakan bid’ah atau mengada-ada. Tindakan itu pun merupakan perbuatan yang terlarang.

“Jelas merupakan tindakan bid’ah atau mengada-ada. Dan mengada-ada dalam masalah ibadah hal itu jelas merupakan sebuah perbuatan yang terlarang,” ujarnya

 

Editor : Isal
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Heboh Link Video Kasir Indomaret 7 Menit di Medsos, Awas Jebakan Phishing
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga
Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”
Menteri LH Jumhur Hidayat Nangis Bela MBG, Warganet Ramai Beri Cibiran
Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor
Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:53 WITA

Heboh Link Video Kasir Indomaret 7 Menit di Medsos, Awas Jebakan Phishing

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:03 WITA

Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:28 WITA

Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”

Berita Terbaru