Biadab! 13 Pemuda Gilir Dua Gadis di Bawah Umur

Jumat, 27 Januari 2023 - 10:15 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Biadab! 13 Pemuda Gilir Dua Gadis di Bawah Umur

Tampang para pelaku pemerkosaan ditangkap, 3 masih DPO (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Polda Jambi berhasil menggulung 10 dari 13 pelaku pemerkosaan terhadap dua gadis di bawah umur

Dua gadis di bawah umur yang menjadi korban berinisial SM (13) dan KN (14). Kedua gadis tersebut merupakan warga Kelurahan Buluran, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi

Sementara 10 pelaku yang diamankan di antaranya adalah MN (18), II (19), FF (18), AM (18), MS (18), RF (18), SP (17), APR (16), JF (15) dan S (17), yang semuanya merupakan warga Kabupaten Batanghari, Jambi

Terungkapnya 10 Pelaku ini berawal adanya laporan dari seorang Ibu yang melapor ke Mapolda Jambi pada 23 Januari 2023 kemarin, bahwa telah kehilangan anak perempuan yang masih berusia 14 tahun dan 13 tahun.

BACA JUGA :  Politikus PAN dan Golkar Ditangkap Saat Ingin Nyabu di Hotel Makassar

Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan di sebuah gubuk yang berada di Kabupaten Batanghari.

Dirkrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudistira menjelaskan, pada 22 Januari 2023 sekira pukul 19.00 WIB

Kedua korban sedang main air hujan dan secara tiba-tiba didatangi sekira 7 orang laki-laki menggunakan 4 sepeda motor dan membujuk agar kedua korban mengikuti ke 7 laki-laki tersebut.

“Kedua korban diajak makan di daerah Buluran, Kota Jambi. Dan setelah makan ternyata masih ada juga kawan-kawan pelaku menunggu, kemudian kedua korban tersebut dibawa ke daerah Desa teluk Ketapang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari,” kata Andri, Kamis (27/1/2023)

Kemudian, kedua gadis belia ini dibawa ke 2 tempat yang terpisah, korban SM (13) dibawa ke Desa Ture, Kabupaten Batanghari, tepatnya di salah satu ruangan di SD 27.

BACA JUGA :  Kerap Pulang Malam, Gadis 14 Tahun Diperkosa Bapak Kandung

Sementara korban KN (14) dibawa ke rumah kosong oleh beberapa anak  lainnya dan disana dilakukan  persetubuhan paksa.

Setelah disetubuhi, kedua korban kemudian di bawa kembali dari dua TKP tersebut ke salah satu rumah tersangka di Desa Ture, Kabupaten Batanghari.

“Disana pun juga dilakukan persetubuhan serta pencabulan dan tidak dipulangkan. Dan besok harinya tanggal 23 kedua korban disetubuhi lagi oleh 1 orang tersangka yang sama dan beberapa orang yang berbeda,” ungkap Andri.

“Disana pun juga dilakukan persetubuhan serta pencabulan dan tidak dipulangkan. Dan besok harinya tanggal 23 kedua korban disetubuhi lagi oleh 1 orang tersangka yang sama dan beberapa orang yang berbeda,” ungkap Andri.

BACA JUGA :  Anggota Polres Sumbawa NTB Perkosa Anak Kandung

Dari pengakuan kedua korban, kata Andri, sebelum disetubuhi, mereka melihat para tersangka mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

“Tadi kita sudah lakukan tes urine terhadap tersangka dan hasilnya 6 tersangka positif menggunakan sabu, untuk 4 tersangka lainnya masih samar-samar,” tambahnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku berjumlah 13 orang dan saat ini 3 tersangka lainnya masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 81 dan 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 5 miliar

Editor : Isal

Berita Terkait

Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
Gudang Sabu Berkedok Salon di Makassar Digerebek Polisi, 4 Orang Diciduk
Modus Calo Kedokteran, Dosen Wanita di Makassar Penipu Rp550 Juta Diciduk
Polisi Tepis Isu ‘Bermain’, 1.900 Liter Solar Ditemukan di Rumah Kosong Bulukumba
Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa
Asyik Chatting Sambil Tertawa, Istri di Konsel Dibunuh Suami Usai Ucap “Sudah Ada Pacar”
Tambang Emas Ilegal di Bone Bolango Dilibas, Bos-Pengawas Dijebloskan ke Sel