Anggota DPR RI Semprot Zulkifli Hasan Soal Harga Beras Mahal

Rabu, 13 Maret 2024 - 13:30 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Anggota DPR RI Semprot Zulkifli Hasan Soal Harga Beras Mahal

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan

Zonafaktualnews.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta mengkritik Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan.

Kritikan tersebut disampaikan soal harga beras mahal dan Zulkifli Hasan kerap menyebut alam sebagai biang kerok.

Menurut Politikus PDIP itu, para pejabat negara, terutama Mendag, tidak bisa terus-menerus menjadikan alam sebagai penyebab dari kenaikan harga beras.

Musababnya, ia memandang seharusnya permasalahan iklim ini sudah bisa diprediksi oleh pemerintah.

Adapun kritik ini dilayangkan Parta ketika melakukan rapat kerja bersama Menteri Perdagangan, Direktur Utama Perum Bulog, Direktur Utama ID Food, dan Direktur Utama PTPN III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

BACA JUGA :  Kemendag Bakar Uang Rp 10 Miliar

“Sesungguhnya kondisi itu sudah bisa diprediksi karena Indonesia ada di belahan tropis, memiliki iklim tropis. Hujan cukup, sinar matahari cukup,

Sehingga, tidak bisa setiap ada kondisi seperti ini, seluruh pejabat terutama pak menteri, alasannya el nino. Itu berulang-ulang,” kata Parta.

Ia mengatakan, menyalahkan alam adalah perbuatan yang paling mudah. Bahkan, ia menyebut orang yang tidak tamat SD sekalipun bisa beralasan seperti itu.

BACA JUGA :  Lecehkan Shalat, Ketum PAN Zulhas Akan Dilaporkan ke Polisi

“Menyalahkan alam adalah perbuatan dan sikap yang paling mudah. Paling mudah banget. Orang tidak tamat SD pun bisa itu,” ujar Parta.

“Kalau sudah rusak, salahkan alam. Kalau sudah tidak panen, salahkan banjir. Gampang banget. Lebih lanjut lagi salahkan takdir. Jadi, enggak ada gunanya kita ini gagah-gagahan,” sambungnya.

Sebelumnya dalam rapat kerja ini, Zulkifli menjelaskan bahwa kenaikan harga beras merupakan akibat dari El Nino atau musim kemarau yang panjang, sehingga mengakibatkan musim tanamnya bergeser.

BACA JUGA :  Pertemuan Rahasia Terbongkar, 2 Petinggi Gerindra Temui Habib Rizieq

Seharusnya pada Januari dan Februari sudah panen raya, tetapi akhirnya mundur. Kemungkinan, panen raya akan dilaukan pada April dan Mei.

Akibat musim tanam yang bergeser itu, pasokan beras lokal pun berkurang.

“Jadi musim tanamnya bergeser, panennya bergeser. Tidak hanya [terjadi pada] kita. Ini seluruh dunia,” ujar Zulkifli.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol
Karhutla Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko Polkam Sebut RI Masih Sanggup
2 Kali Ngumpet dari Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa
Indonesia Terancam Digugat Malaysia, Imbas Kabut Asap Karhutla Makin Parah